Diet Buah. Melangsingkan Sekaligus Menyehatkan

Selama ini jika ingin melakukan program diet, buah selalu direkomendasikan untuk menjadi bagian yang wajib dikonsumsi. Bahkan menurut hasil penelitian yang dilakukan oleh para peneliti kesehatan dari Universitas Yale mengungkapkan bahwa mengkonsumsi buah yang kaya dengan antioksidan dapat menurangi intake kalori sampai 20%, lumayan kan?
Namun, ternyata tidak sembarang buah yang dapat membantu mengurangi bobot tubuh. Jika ingin memanfaatkan buah untuk langsing, maka Anda disarankan untuk memilih buah yang memiliki energi density sangat rendah. Buah dengan energi density sangat rendah merupakan buah memiliki banyak air.
Anda boleh mengkonsumsinya dalam jumlah yang banyak sebab buah ini hanya memiliki energi sangat sedikit.
Buah-buahan tersebut adalah stroberi, semangka, melon, blewah, timun suri, pepaya, peach, jeruk, nanas, aprikot dan apel.
Alasan mengapa harus mengkonsumsinya?
- Sebab buah yang memiliki energi density sangat rendah dapat membantu mengeluarkan lebih banyak timbunan lemak di dalam tubuh. Selain itu buah jenis ini mengandung 1.200 enzim berbeda yang dapat membantu memaksimalkan kerja liver sehingg mempercepat metabolisme lemak penimbun racun hingga 35%.
- Anda akan merasakan kenyang lebih lama 2 jam. Sebab molekul-molekul serat dan protein dalam buah golongan ini dapat memperlambat absorpsi air. Nah, proses absorpsi inilah yang dapat membuat perut Anda merasa kenyang lebih lama.
- Buah dengan energi density kaya akan serat larut yang disebut dengan pectin. Pectin ini di dalam perut berfungsi seperti sponge di dalam saluran cerna sehingga lemak-lemak dari makanan dapat diikat.
Kuncinya, pilih buah yang segar. Jika memungkinkan pilih buah yang masak di pohon. Sebab, semakin lama buah bertahan di pohon maka semakin banyak kandungan nutrisi yang diserap dari tanah.