THE POWER OF SIMPLICITY
” Hendaklah kamu sehati sepikir dalam hidupmu bersama; janganlah kamu memikirkan perkara-perkara yang tinggi, tetapi arahkanlah dirimu kepada perkara-perkara yang sederhana. janganlah menganggap dirimu pandai! ”
(Roma 12:16)
Ayat Bacaan :
Roma 12:9-21
Pakar manajemen terkenal, Jack Trout dalam bukunya The Power Of Simplicity menyarankan agar kita selalu berfikir sederhana dan fokus.
Menurutnya banyak sekali perusahaan yang sukses karena gagasan-gagasan yang jauh dari kerumitan.
Trout menerangkan bahwa banyak orang mengagumi kompleksitas sekalipun mereka tidak mengerti.
Pemikiran kompleks sering dianggap pemikiran jenius, sedangkan pemikiran sederhana selalu harus menuai berbagai kecaman.
Antara lain :
‘ Anda akan disebut bodoh, karena diperlukan pemikiran yang lebih pintar.
‘Anda akan dituduh tidak memahami, karena masalah kompleks harus diberi solusi yang kompleks juga.
‘Anda akan dituduh tidak memahami, karena masalah kompleks harus diberi solusi yang kompleks juga.
‘Anda akan diteriaki “kami semua sudah tahu”, karena jawaban sederhana sering dianggap dangkal dan dungu.
‘Anda akan sering dianggap malas, karena pemikiran kompleks sering dianggap lebih membutuhkan kerja ekstra, pemikiran sederhana adalah amatiran dan tidak banyak menyita waktu.
Menghadapi kencaman-kecaman itu Trout berkata ” tetaplah berfikir sederhana, orang-orang yang sukses pada hakekekatnya adalah pemikir-pemikir sedarhana.”
Masih ingat dengan kisah pulpen yang tidak bisa berfungsi di garavitasi nol di luar angkasa? untuk memecahkan masalah itu, NASA menghabiskan waktu 1 dekade dan uang 12 juta dollar, sedangkan yang di lakukan orang Rusia hanyalah memakai pensil.
Kalau pemikiran sederhana saja sudah cukup, untuk apa pusing-pusing dengan pemikiran yang rumit? terkadang memang cara berfikir kita sendiri yang memperumit masalah.
SO, KEEP THINGKING SIMPLE!