Kedua AjaH’

Usia Perkawinannya sudah menginjak tahun ke 10 dan sudah di karunia seorang anak perempuan yang kini sudah kelas 2 sd, usia masing-masing mereka juga tidak lagi muda, sang istri usianya 35th dan sang suami 40th katakanlah sang suami bernama Basuki seorang sosok pria yang sangat pendiam, tidak romantis (kata istrinya), berkomunikasi seperlunya, tetapi suami yang cukup baik menurutku bertanggung jawab terhadap keluarganya dan jauh dari neko-neko nya lelaki biasanya, karena dia bukan peminum atau tidak suka mabuk-mabukan, tidak juga bermain perempuan meskipun untuk yang satu ini sekedar curhat-curhatan di tlp dengan teman wanitanya saja.

Fonomena inilah yang membuat sang istri suatu hari menyamar sebagai wanita teman lamanya sang suami dan mulailah menjadi teman yang sangat mengasikkan meskipun hanya di tlp ajah’ Lama kelamaan hal ini sangat menyakitkan sang istri membuat sang istri merasa sedih masakan suami yg telah hidup bersama selama 10th tidak mengingat ataupun sama sekali tidak mengenali suaranya, uhhhh wanita mana coba yang tidak hancur hatinya, dengan sangat leluasa sang suami terus curhat tentang apapun itu baik masalah rumah tangga sampai pekerjaannya dan ketika sang suami menjadi teman di tlp itu sangat ceria dan sangat seru, penuh humor dan jauh dari keseharian sang suami yg sangat pendiam dan itu terus dilakukan oleh suaminya dengan beranggapan bahwa yang diajak bicara tersebut adalah temannya bukan istrinya dan yang paling parah adalah ketika sang istri yg menyamar sebagia temannya tersebut akan mengakhiri saja pertemanan mereka ini, sang suami malahan sangat sedih dan merasa kehilangan dan tidak lagi ingin mengakhiri pertemanan mereka. Wach makin larut saja pembiacaraan dan curhatan mereka meskipun sampai dengan tahap ini belum dijumpai adanya tanda-tanda sang suami merayu ataupun mengajak selingkuh hanya memang sang suami merasa sangat nyaman berteman dengan perempuan yg satu ini, yang sebenarnya adalah istrinya sendiri’ wachhhh parah banget’’

emmmmmmmmmmmmmm….mmm

Kenapa curhatan teman saya ini saya bagikan disini, karena saya merasa banyak sekali teman-teman saya yg mengalami hal ini, dan kisah Basuki serta Dwi ini sangat byk kita jumpai dimana-mana, ketika suami-suami merasa lebih nyaman curhat dan bercerita dengan siapapun itu tapi yg pasti bukan pada istrinya. Dan hal ini biasanya dialami oleh suami-suami yang bekerja dan banyak sekali menghabiskan waktu ditempat kerja sedangkan sang istri hanyalah ibu rumah tangga biasa.

Emmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm’ sungguh prihatin aku”

Leave a Comment

Please note: Comment moderation is enabled and may delay your comment. There is no need to resubmit your comment.