Setelah dari singapura, ke kualalumpur mulai dari Glenagles Hospital, Hsc Hospital, Subang Jaya Hospital sampai ke Mahkota Hospital di Malaka, akhirnya Tuhan menuntun kita ke Penang yaitu ke Adventist Hopital juga ke lam Wah Ee Hospital di Penang.

Dari namanya Adventist Hospital sudah pasti nich rumah sakit tutup/libur setiap hari sabtu namun hari minggunya buka seperti biasanya, dan yg lebih seru lagi semua menu makanan di rumah sakit tersebut vegetarian bo’…kebayangkan! emmm enak ga enak yach harus tetap di makan demi kesehatan dan juga karena ga ada pilihan lainnya”

Ini Hanya sebagian dari gambar yg sempat diambil, namanya juga berobat jadi ga 100% bisa jalan-jalan, boro-boro dech meskipun awalnya stay di apartement Gurney Park dimana samping apartement tersebut adalah Plaza Gurney dan juga view dari apartement tersebut adalah pantai Gurney hanya berjarak 100 meter dari apartement kami tinggal.

Di Penang terdapat banyak seklai rumah sakit ada rumah sakit khusus jantung, pencernaan, syaraf dan masih banyak lagi, padahal Penang adalah sebuah pulau yg kecil dan berpenduduk sangat sedikit lebih kecil dari pulau Bangka’ maka dari itu semua rata-rata rumah sakit tersebut pasiennya adalah dari Indonesia mungkin 90%, bagaimana tidak 1 pesawat kami terbang ke penang 99% org-org tersebut ternyata tujuannya adalah berobat ke Penang, oleh karena itu khususnya Adventist Hospital dan rumah sakit lainnya disebut ” rumah sakitnya orang Indonesia ” dan memang jika sudah satu kali berobat kesana pastinya ga akan mau dech berobat di Indonesia apalagi di Jakarta yg terkenal biaya berobatnya jauh lebih mahal dengan pelayanan yg sangat tidak memuaskan.

Butterworth
Emmmm bukannya menjelekkan bangsa sendiri hanya bicara kenyataan dan fakta yg sering saya alami jika berobat di jakarta minimal harus ada uang dp dulu dan semua serba di urus dulu administrasinya dibayar dimuka baru pasien bisa di kerjakan atau diberikan tindakkan terbukti meskipun hanya test darah di lab pastinya harus bayar dulu kan?? baru bisa diambil sample darahnya’ yach gak??? tapi kalau disana perawatan dan tindakkan dulu barulah selebihnya atau jika sudah semua selesai pemeriksaan baru dech bayar-bayarnya” cepat dan mudah serta profesional banget” apa lagi dokter disana full di gaji oleh Hospital dan hanya praktek di satu tempat tersebut. so’ ga boleh buka praktek sendiri atau di beberapa rumah sakit seperti di negeri kita ini satu dokter bisa buka praktek dimana-mana ajah’ yg ada nguber setoran dengan byknya tempat praktek dimana-mana.

Penang dengan landmarknya ” Butterworth “ jembatan sepanjang 16km diatas lautan nan biru

Hanya segini nich gedung tertinggi Penang’ emmmm”

Ini bukan telepon umum coin loch? tapi disepanjang jalan-jalan memang disediakan alat seperti ini untuk biaya parkir mobil, so kesadaran sendiri dech berapa lama mau parkir mobil yach bayar dech dengan memasukkan beberapa coin.

Nach seperti itu parkirnya, ga perlu banyak pungutan liar’ ga seperti di Jakarta kan??

Kantor Polisi yg jadul banget dech’ Penang adalah kota tua sama dengan di Malaka

Visi dan Misi yang sangat mulia dari Adventist Hospital ” GOD HEALS WE HELP “






