Ketika saya menghidupkan televisi di pagi hari saya melihat salah satu acara di stasiun televisi tersebut yaitu tepatnya di metro tv seorang Bill Gates pemilik dari Microsoft (perusahaan komputer terbesar dunia) sehingga menjadi seorang millyader dunia yang sangat kaya, beliau begitu sederhana dari caranya berpakaian dan penampilannya yang jauh dari kesan mewah, sangat-sangat bersahaja. Sedang diwawancarai dan mengungkapkan kisahnya ternyata di usianya yang ke 10 tahun pun dia belum pernah melihat komputer apa lagi memiliki komputer. itu sangat lah berlawanan di bandingkan dengan anak-anak jaman sekarang di usia 3 tahun pun sudah mengerti dan mengenal komputer. sampai-sampai anak kelas 1 sd ( umur 6/7 th ) pun sudah memiliki blog sendiri.
namun begitu,

Bill Gates memberikan tips yang sangat sederhana dengan tips tersebut bagaimana beliau bisa mempunyai perusahaan yang sangat mendunia hingga sekarang.
Tips nya yaitu :
- Carilah pekerjaan yang paling Anda sukai, dan
- Cintailah pekerjaan tersebut,.
Sangat sederhana bukan? namun, semuanya itu mengingatkan saya pada waktu saya membaca renungan dari bom.com di pagi hari dengan judul :
‘Betah di Tempat Kerja’ dan,
Tips tersebut adalah:
• Cintailah Pekerjaan
Ini merupakan modal utama untuk bertahan lama. Maka mulailah dengan cinta. Dengan cinta, pekerjaan tidak menjadi beban. Segala resiko pekerjaan baik yang ringan maupun berat dapat Anda terima sebagai sesuatu yang wajar dan tidak memberatkan. Anda akan selalu tersenyum setiap kali menyongsong pekerjaan. Pokoknya pekerjaan akan terasa ‘ringan’ dan menyenangkan. Anda yang mulai bosan dengan pekerjaan Anda, cobalah untuk mencintai pekerjaan Anda saat ini, caranya :
- Pastikan pekerjaan yang Anda tekuni ada dalam kehendak Tuhan.
- Bersyukur, ada jutaan orang yang mungkin lebih pandai di banding diri Anda, namun sampai hari ini masih status “pengangguran”, sementara Anda masih ada yang mempercayakan tanggung jawab.
• Pahami Visi dan Misi Perusahaan
Dengan memahami visi dan misi perusahaan, Anda akan mengetahui secara pasti apa yang harus Anda lakukan benar-benar sesuai dengan harapan perusahaan. Tanpa memahaminya, Anda tidak memiliki panduan-panduan jelas dalam bekerja. Sehingga bisa jadi harapan Anda akan berseberangan dengan perusahaan. Maka, untuk mencegah kemungkinan tersebut pahami visi dan misi perusahaan Anda.
• Kembangkan Rasa Ikut Memiliki
( Sense of Belonging )
Kantor adalah “rumah kedua” Anda. Jangan merasa menjadi “tamu” tetapi punyailah “rasa ikut memiliki” (Sense of Belonging) atas perusahaan dimana Anda bekerja:
- Peliharalah kenyamanan dan keindahan tempat kerja Anda, sedemikian rupa sampai Anda dapat merasa “at home” selama di sana.
- Lagipula bukankah Alkitab berkata, supaya kita bekerja dengan segenap hati seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia/(Boss)?
(kolose 3:23)
• Kembangkan Hubungan Sosial
Jangan lupa dalam bekerja Anda tidaklah sendirian. Masih ada orang lain yang merupakan rekan kerja Anda. Karena tentu saja kesuksesan karir yang Anda raih tidak terlepas dari keterlibatan mereka. Kembangkan hubungan sosial di lingkungan kerja Anda. Jika hubungan Anda dengan lingkungan terjalin dengan baik maka jalan untuk meraih sukses pun akan lebih mulus ketimbang Anda tidak mengembangkan hubungan sosial.
• Pahami Atasan Anda
Bagaimanapun, peran dan fungsi atasan sangat menentukan kelangsungan karir Anda. Karena itu, sangat dianjurkan jika Anda mengenali dan memahami atasan Anda baik karakter, watak, sifat, dan keinginan-keinginannya dengan demikian Anda tidak kesulitan menyesuaikan diri dengan atasan. Jika Anda berhasil memahami dengannya maka Anda akan lebih mudah bekerja sama dan menjadi tim yang solid dengan atasan. Sehingga Anda pun memiliki “posisi tawar” yang layak diperhitungkan.
Untuk Anda yang ingin bertahan lama di suatu perusahaan, tidak ada salah nya jika Anda mengikuti kiat tersebut diatas. Tapi tentu saja ini tidak berlaku bagi Anda yang lebih suka bekerja sendiri atau wiraswasta. (termasuk saya sendiri, he..he..he..)
Jadi, kalau Anda ingin langgeng bekerja di perusahaan, mulai sekarang praktekkan kiat tersebut diatas.
“emmm…mmm’ sambil mengangguk-anggukan kepala,.” uppsss…’