Feb 1

Aku meminta kekuatan kepada Tuhan, agar aku dapat melakukan, aku dijadikan lemah, agar aku dapat dengan rendah hati belajar untuk taat.

Aku meminta kesehatan, agar aku dapat melakukan hal yang lebih besar, aku diberikan kelemahan fisik, agar aku dapat melakukan hal-hal yang lebih baik.

Aku meminta kekayaan, agar aku bisa bahagia, aku diberikan kemiskinan, agar aku menjadi bijaksana.

Aku meminta kekuasaan, agar aku memperoleh pujian manusia, aku dijadikan lemah, agar aku sadar bahwa aku memerlukan Allah.

Aku meminta segala sesuatu, agar aku dapat menikmati hidup, aku diberikan hidup, agar aku dapat menikmati segala sesuatu.

Aku tidak memperoleh sesuatu apapun yang aku minta,- tetapi segala sesuatu yang aku harapkan.

Nyaris segala doa yang tidak ku-ucapkan telah terjawab. aku adalah di antara semua manusia, orang yang paling kaya dengan berkat!

PS : Catatan seorang prajurit di medan tempur

Jan 20

“… dan umat-Ku, yang atasnya nama-Ku disebut, merendahkan diri, berdoa dan mencari wajah-Ku, lalu berbalik dari jalan-jalannya yang jahat, maka Aku akan mendengar dari sorga dan mengampuni dosa mereka, serta memulihkan negeri mereka.” – 2 Tawarikh 7:14.

If My people, who are called by My name, shall humble themselves, pray, seek, crave, and require of necessity My face and turn from their wicked ways, then will I hear from heaven, forgive their sin, and heal their land. – 2 Chronicles 7: 14 (Ampl.)

Ada sesuatu dari doa korporat yang dinaikkan dari rumah Tuhan. Ada kuasa yang berbeda dari doa yang Anda naikkan seorang diri di kamar doa Anda.

Doa adalah kebutuhan orang Kristen. Orang Kristen yang tidak berdoa adalah orang Kristen yang gagal. Anda mungkin punya program doa tetapi bukan kehidupan doa. Tanpa doa, Anda menghalangi diri sendiri dari destinasi yang Tuhan sediakan bagi Anda. Setiap orang Kristen yang berdoa, tidak terbatas kesuksesannya. Yusuf, Daud, Salomo suka berdoa dan mereka adalah orang-orang yang sukses, berkuasa dan kaya.

Firman-Nya berkata bahwa Tuhan selalu menjawab doa. Hanya ada satu jawaban Tuhan, yaitu “ya”. Tidak ada jawaban “nanti dulu” atau “tidak”; asal kita berdoa sesuai dengan firman-Nya. Saya tidak mau sekedar berdoa, tetapi saya mau berdoa yang membawa hasil, doa yang mendapat jawaban Tuhan.

Memang tidak semua doa didengar Tuhan. Karena kalau ada niat jahat dalam hati Anda, ada motivasi-motivasi pribadi, tentulah Tuhan tidak mau mendengar (Mazmur 66:18). Kalau doa Anda tidak didengar Tuhan, jangan mimpi mendapat jawaban.

Di 2 Tawarikh 7:14, Salomo memberikan kunci untuk menerima jawaban doa, yaitu

1. Humble ourselves, rendahkan diri
2. Seek God’s face, mencari wajah Tuhan
3. Crave for Him, lapar akan Dia
4. See prayer as a necessity, membuat doa sebagai kebutuhan
5. Turn from wicked ways, meninggalkan jalan-jalan yang jahat

Maka mata Tuhan terbuka dan telinga-Nya mendengarkan doa Anda, memberikan perhatian kepada doa yang dipanjatkan dari tempat ini (2 Tawarikh 7:15-16). Dia mengampuni dosa Anda dan menyembuhkan perusahan Anda, menyembuhkan perkawinan Anda.

Merendahkan diri adalah posisi hati yang tunduk di bawah kehendak Allah, sehingga kehendak Allah yang terjadi. Ketika kehendak Anda tidak ditundukkan kepada kehendak-Nya, maka sekalipun posisi badan Anda tesungkur, tidak terjadi apa-apa.

Mencari wajah Tuhan dengan hati yang lapar. Craving artinya mengidam (seperti terjadi pada orang hamil yang menginginkan sesuatu dengan sangat). Anda tidak bisa berdoa tanpa ada hati yang craving for God, sangat lapar dan haus akan Tuhan dan hanya Dia.

Doa adalah kebutuhan – bukan program, bila Anda mau hidup sebagai Kristen yang sukses. Karena melalui doa, kita datang kepada-Nya untuk mendapatkan pertolongan pada waktunya.

Sebab itu marilah kita dengan penuh keberanian menghampiri takhta kasih karunia, supaya kita menerima rahmat dan menemukan kasih karunia untuk mendapat pertolongan kita pada waktunya. – Ibrani 4:16.

Bila Anda selalu merindukan Tuhan, selalu haus dan lapar akan Dia, Anda akan mempunyai kehidupan doa yang penuh gairah, full of zeal and full of excitement. Mengapa? Karena Anda yakin terima jawaban.

“… dan apa juga yang kamu minta dalam nama-Ku, Aku akan melakukannya, supaya Bapa dipermuliakan di dalam Anak. Jika kamu meminta sesuatu kepada-Ku dalam nama-Ku, Aku akan melakukannya.” – Yohanes 14:13-14.

Kita mendapat jaminan dari Tuhan Yesus sendiri bahwa doa kita dijawab. Tuhan menjawab setiap doa, supaya Allah Bapa dipermuliakan. Dengan iman saya berdoa dan dengan iman saya menerima jawaban Tuhan. Karena firman-Nya berkata, apa saja yang saya minta dan doakan, percayalah bahwa saya telah menerimanya, maka hal itu akan diberikan kepada saya (Markus 11:24). Karena itu, kita bisa berdoa dengan sungguh-sungguh, dengan mendidih dari hati yang percaya. Percaya di hati, bukan di kepala.

Doa orang yang benar, bila dengan yakin didoakan, sangat besar kuasanya. – Yakobus 5:16.

Tuhan berkata, Anda dan saya adalah manusia biasa seperti Elia. Jadi, kita pun bisa berdoa dengan kuasa yang besar. Kenapa dikatakan doa orang benar? Karena iman dalam kasih karunia-Nya yang membenarkan kita di hadapan Allah Bapa. Dengan iman kita percaya akan janji ini.

The earnest (heartfelt, continued) prayer of a righteous man makes tremendous power available [dynamic in its working]. – James 5:16 Amp.

Earnest artinya sungguh-sungguh. Pada waktu Anda berdoa dengan hati yang sungguh-sungguh, hati yang membara, panas dan bergairah, sangat passionate seperti air mendidih; maka kuasa yang tersedia akan bekerja dengan sangat dinamis. Anda berdoa dengan desperate akan jawaban, berdoa dengan ekspresif, karena peperangan yang kita hadapi real!

Jangan terjebak dalam doa rutinitas, karena tidak akan membawa hasil. Berdoalah dari hati yang mendidih dan sangat yakin, doa Anda sangat besar kuasanya.

By : Ps. Indri Gautama

Dec 31

Tahun Baru, Pembenahan Diri
1 Petrus 2:1-10

Menyambut tahun baru adalah acara yang sangat dinantikan sehingga orang bersedia tidak tidur di malam tahun baru untuk menyaksikan berlalunya tahun lama. Bagi orang Yahudi, perayaan hari pertama di tahun baru [yang disebut "Rosh Hashanah"], jatuh pada awal bulan Oktober. Biasanya mereka mengadakan kebaktian, yang diikuti dengan berkumpulnya seluruh keluarga sambil makan bersama. Selanjutnya, Paus Gregorius XIII mengubah tahun baru menjadi 1 Januari pada tahun 1582, menurut kalender Julianus dan hingga kini seluruh dunia merayakannya pada tanggal tersebut. Di banyak negara, tahun baru merupakan waktu yang terpenting. Beberapa kelompok masyarakat merayakan tahun baru pada tanggal dan bulan yang berbeda-beda. Namun umumnya di negara-negara Kristen tahun baru dirayakan pada tanggal 1 Januari. Setiap orang/negara mempunyai cara dan makna yang berbeda-beda menyambutnya: Orang Kristen merayakan Tahun Baru dengan mengadakan puasa khusus serta ekaristi berdasarkan keputusan Konsili Tours pada tahun 567.
Orang Amerika merayakan tahun baru dengan pergi ke gereja, menyelenggarakan pesta dan mengunjungi tempat pertunjukan.
Bangsa Austria percaya, jika kita menyentuh seekor babi di malam tahun baru, keberuntungan akan tiba di tahun yang akan datang.
Di daerah Inggris Raya penduduk melakukan tarian bersama diiringi permainan musik, mengelilingi api unggun, hingga api padam. Kemudian mereka mengatakan “Selamat Jalan Tahun Lama, Selamat Datang Tahun Baru”, diiringi dengan minum anggur bersama untuk kesehatan sepanjang tahun baru. Para suami memberi uang buat para istri untuk membeli peniti selama setahun. Uang untuk peniti ini dimaksudkan sebagai sejumlah uang kecil yang dihabiskan untuk hal-hal kecil. Ada juga yang sebagian percaya bahwa injakan pertama dari seseorang berambut gelap dan membawa hadiah ke rumah mereka, akan membawa keberuntungan pada keluarga.
Di Italia, anak-anak mengenakan pakaian beraneka warna dan pergi dari satu rumah ke rumah lain sambil meminta kembang gula dan kueh. Daun-daun “mistletoe” digantung di pintu masuk sebagai lambang keberuntungan.
Pada malam tahun baru, orang-orang Jerman berkumpul untuk melihat masa depan melalui sebuah tabung besar berisikan air dingin yang diletakkan di tengah ruangan. Bentuk yang terlihat melalui tuangan timah hitam cair panas kedalam tabung tersebut, akan memperlihatkan masa depan macam apa yang akan terjadi di masa mendatang.
Namun yang terpenting, apakah ada sesuatu yang lebih baik dari kehidupan kita di masa-masa di depan kita atau tetap tak berubah alias madeg [tetapi sesungguhnya hidupnya mengalami kemunduran]. Ada yang mencoba mengubah cara mereka bertingkah laku di tahun yang baru. Misalkan: berhenti merokok/minum beralkohol, mengurangi hal-hal yang menjadi addicted atau lebih berhati-hati dalam menggunakan uang, disiplin dalam waktu, dsb. Seberapa lama janji-janji itu dapat bertahan? “Saya hanya dapat bertahan selama seminggu,” kata seorang anak remaja, 19. Yang lain mengatakan tahan berapa bulan aja, dengan berbagai alasan kegagalan. Kebiasaan-kebiasaan yang kita lakukan ternyata memberikan pengaruh besar dalam diri kita. Ternyata tak mudah untuk berubah. Pada akhirnya, di tahun baru kita dipaparkan pada dua permasalahan besar:
Bagaimana kita dapat bertahan dan mengatasi kesulitan- kesulitan yang akan kita hadapi di tahun yang baru ini?
Kepada siapa kita dapat medasarkan kekuatan untuk mengubah kebiasaan dan tindakan kita sehingga menjadi lebih baik?

Kembali kepada perikop kita, Surat Petrus diberikan untuk menghibur, menguatkan dan mempersiapkan jemaat perantuan dalam menghadapi tantangan dalam pertumbuhan rohani, desakan budaya non-kristiani, sosio-politik yang tak menguntungkan bagi orang-orang Kristen pada waktu itu [1 Pet 2:12]. Lingkungan yang kondusif dan ketidakpastian secara politis tak boleh menjadi alasan bagi tidak bertumbuh. Dalam ketakpastian segala bidang, mereka dituntut tetap eksis dan tetap menjadi saksi bagi Kristus. Kalo kita menerima penulisan kitab [lightfoot] 65 M, berarti 5 tahun ke depan mereka sedang menghadapi gelombang penganiayaan yang besar dari pemerintahan Romawi [kaisar Nero]. Dalam kondisi yang genting, Petrus kemudian menasehatkan mereka akan beberapa hal, yaitu:

1. bersih-bersih [ay.1-6]
Saya ingat sewaktu masih kecil, awal tahun baru malah dilarang keras oleh papa atau mama untuk membersihkan rumah. Nanti malah nggak dapat berkat. Namun berbeda seperti dikatakan oleh Firman Tuhan.
bersih-bersih rumah [message version], Yun: menanggalkan baju lama dan mengenakan yang baru, yang akan terus menerus membawa dampak bagi hidup baru mereka [aorist tense]. Ini dikaitkan kesaksian hidup ditengah-tengah bangsa yang anggap berdosa itu lumrah, kalo tak mau dikatakan sebagai habit. Oleh sebab itu, ketika kita hidup kudus maka hidup kita diberkati.
Menjadi sia-sia, kalo bersih-bersih hanya dengan kekuatan diri belaka. ay. 3 kalo kita anggap Tuhan itu baik [tak merugikan dirimu], datanglah pada Tuhan [ay.4] secara totalitas [ay.2 ’menjadi bayi’ = kesederhanaan/tanpa tipu muslihat, kerendahaan hati, tanpa kejahatan, ketaatan=selalu bergantung/percaya pada orangtua/Allah]. Kekuatan untuk menjadi ciptaan baru [bnd. 2 Kor 5:17] hanya dimungkinkan oleh kuasa darah Yesus dan anugerah pemeliharaan Roh Kudus.
Mengapa harus bersih-bersih ?
karena kita ini hanya menumpang dan sewaktu-waktu pergi ke tempat yang lain [1 Petrus 1:17]. Tak sedikit orang yang beralasan:’tunggu sampai saya bisa baik, maka akan percaya Yesus.” Jika kemah sementara ini diangkat, apakah kita sudah siap menghadap Dia yang menciptakan kita ? apakah mungkin Tuhan menanti dulu sampai kita baik baru dia menjemput saudara? Siap atau tak siap, kapan pun Dia datang menjemput kita, maka kita tak mungkin bisa menolaknya.
kita seperti rumput [1 Pet 1:24] artinya: apa pun ’kemuliaan’ dunia sia-sia dan segera berlalu… lalu waktu kita musnah: apa yang kita dapatkan? Beranikah menghadap Tuhan dengan kondisi carut-marut? Oleh sebab itu, mari berbenah diri !!! apa sih tantangan mereka ? bagaimana hidup kudus dalam moral, etika [1 Pet 1:14-16],Sungguh suatu permulaan yang indah, ketika hati dan hidup kita dibersihkan, sehingga memulai tahun baru dengan way of life dan paradigma baru juga. Itulah awal yang terindah untuk memulai kehidupan baru di tahun yang baru ini.

2. menjadi imam bagi diri sendiri dan orang lain [1 Pet 2:5,9]
setiap orang Kristen harus menjadi imam bagi tubuhnya [mengawasi tubuh/bait] dan menjadi imam bagi hidup rohaninya. Dan sebagai seorang imam, ia harus selalu mempersembahkan korban. Artinya ada yang harus dilakukan secara aktif dan perlu pengorbanan. Seberapa besar pengorbanan yang kita berikan [waktu, tenaga dan materi] untuk membangun kehidupan rohani kita sendiri ?
contoh:
• kehidupan anak2 imam Eli
• kerohanian Anak2 nabi Samuel
• Saya sejak awal menciptakan suatu konsep pentingnya kehidupan rohani [sementara bersifat ritual belaka, sampai nanti mereka lebih memahami kekristenan tak sekedar ritual tetapi prinsip hidup mereka] dan mengajak anak-anak sebelum tidur berdoa, tetapi kadangkala jika aku capai tubuh dan capai hati, saya malas ikutan. Ini kan aneh dan salah, saya yang dorong tetapi saya juga kadang tak memberi contoh yang bagus.
• Kasus : Lea Aminuddin [aliran Kerajaan Taman Eden] satu sisi positif, ia memberanikan diri menjadi imam bagi dirinya dan keluarga, kelompoknya.
Dengan demikian kita menghargai keselamatan [ay.7-8, 10] yang Tuhan telah lakukan dengan DARAH [1 Pet 1:17-18].

samgar-theophilus

Selamat melangkah di tahun baru 2009 dengan rasa percaya diri bahwa semua akan jauh lebih baik

Yesaya 41 : 13 ‘ Sebab Aku ini, TUHAN, Allahmu, memegang tangan kananmu dan berkata kepadamu: “Janganlah takut, Akulah yang menolong engkau.”

Dec 28

Hikayat Batu & Pohon Ara

Alkisah pada suatu saat di sebuah negeri di timur tengah sana. Seorang saudagar yang sangat kaya raya tengah mengadakan perjalanan bersama kafilahnya. Diantara debu dan bebatuan, derik kereta diselingi dengus kuda terdengar bergantian. Sesekali terdengar lecutan cambuk sais di udara. Tepat di tengah rombongan itu tampaklah pria berjanggut, berkain panjang dan bersorban ditemani seorang anak usia belasan tahun. Kedua berpakaian indah menawan. Dialah Sang Saudagar bersama anak semata wayang nya.

Mereka duduk pada sebuah kereta yang mewah berhiaskan kayu gofir dan permata yaspis.  Semerbak harum bau mur tersebar dimana-mana. Sungguh kereta yang mahal. Iring-iringan barang, orang dan hewan yang panjang itu berjalan perlahan, dalam kawalan ketat para pengawal. Rombongan itu bergerak terus hingga pada suatu saat mereka berada di sebuah tanah lapang berpasir. Bebatuan tampak diletakkan teratur di beberapa tempat. Pemandangan ini menarik bagi sang anak sehingga ia merasa perlu untuk bertanya pada ayahnya.

“Bapa, mengapa tampak oleh ku bebatuan dengan teratur tersebar di sekitar daerah ini. Apakah gerangan semua itu ?”.

“Baik pengamatan mu, anak ku”, jawab Ayahnya,”bagi orang biasa itu hanyalah batu, tetapi bagi mereka yang memiliki hikmat, semua itu akan tampak berbeda”.

“Apakah yang dilihat oleh kaum cerdik cendikian itu, Bapa ?”, tanya anaknya
kembali.

“Mereka akan melihat itu sebagai mutiara hikmat yang tersebar, memang hikmat berseru-seru dipinggir jalan, mengundang orang untuk singgah, tetapi sedikit dari kita yang menggubris ajakan itu.”.

“Apakah Bapa akan menjelaskan perkara itu pada ku?”

“Tentu buah hatiku”, sahut Sang Saudagar sambil mengelus kepala anaknya.

“Dahulu, ketika aku masih belia, hal ini pun menjadi pertanyaan di hati ku.
Dan kakek mu, menerangkan perkara yang sama, seperti saat ini aku menjelaskan kepadamu. Pandanglah batu-batu itu dengan seksama. Di balik batu itu ada sebuah kehidupan. Masing-masing batu yang tampak oleh mu sebenarnya sedang menindih sebuah biji pohon ara.”

“Tidakkah benih pohon ara itu akan mati karena tertindih batu sebesar itu
Bapa ?”

“Tidak anak ku. Sepintas lalu memang batu itu tampak sebagai beban yang akan mematikan benih pohon ara. Tetapi justru batu yang besar itulah yang membuat pohon ara itu sanggup bertahan hidup dan berkembang sebesar yang kau lihat di tepi jalan kemarin”.

“Bilakah hal itu terjadi Bapa ?”

” Batu yang besar itu sengaja diletakkan oleh penanamnya menindih benih pohon ara. Mereka melakukan itu sehingga benih itu tersembunyi terhadap hembusan angin dan dari mata segala hewan. Samapai beberapa waktu kemudian benih itu akan berakar, semakin banyak dan semakin kuat. Walau tidak tampak kehidupan di atas permukaannya, tetapi dibawah, akarnya terus menjalar. Setelah dirasa cukup barulah tunas nya akan muncul perlahan. Pohon ara itu akan tumbuh semakin besar dan kuat hingga akhirnya akan sanggup menggulingkan batu yang menindihnya. Demikianlah pohon ara itu hidup. Dan hampir di setiap pohon ara akan kau temui, sebuah batu, seolah menjadi peringatan bahwa batu yang pernah menindih benih pohon ara itu tidak akan membinasakannya. Selanjutnya benih itu menjadi pohon besar yang mampu menaungi segala mahluk yang berlindung dari terik matahari yang membakar.”

“Apakah itu semua tentang kehidupan ini Bapa ?”, tanya anaknya.

Sang Saudagar menatap anaknya lekat-lekat sambil tersenyum, kemudian
meneruskan penjelasannya.

” Benar anak ku. Jika suatu saat engkau di dalam masa-masa hidupmu, merasakan terhimpit suatu beban yang sangat berat ingatlah pelajaran tentang batu dan pohon ara itu. Segala kesulitan yang menindihmu, sebenarnya merupakan sebuah kesempatan bagi mu untuk berakar, semakin kuat, bertumbuh dan akhirnya tampil sebagai pemenang. Camkanlah, belum ada hingga saat ini benih pohon ara yang tertindih mati oleh bebatuan itu.

Jadi jika benih pohon ara yang demikian kecil saja diberikan kekuatan oleh Sang Khalik untuk dapat menyingkirkan batu diatasnya, bagaimana dengan kita ini. Tuhan Yang Maha Perkasa itu bahkan sudah menanamkan keilahian-Nya pada diri-diri kita. Dan menjadikan kita, manusia ini jauh melebihi segala mahluk dimuka bumi ini. Perhatikanlah kata-kata ini anak ku. Pahatkan pada loh-loh batu hatimu, sehingga engkau menjadi bijak dan tidak dipermainkan oleh hidup ini. “Karena memang kita ditakdirkan menjadi tuan atas hidup kita.”

Dec 24
merry christman cats

merry christmas cats

Adakah Kado terbesar dihari natal ? sukacita terbesar seluruh umat manusia karena lahirnya sang juru selamat.

Kasih Anugrah Yg Tuhan Curahkan Bagi Umat Manusia.

Selamat Natal,.

Dec 17

SURAT UNTUK TUHAN

Umumnya orang berkomunikasi dengan Tuhan lewat cara berdoa, tetapi masyarakat di Yerusalem mempunyai cara yang berbeda. Mereka lebih suka menyampaikan permohonannya dengan mengirim surat kepada Tuhan.

Di Yerusalem, Tuhan memiliki kotak pos dan alamatnya sendiri. Ribuan orang di sana, tiap tahunnya selalu mengirimkan surat kepada Tuhan yang berisikan permohonan.

Mereka hanya perlu menuliskan permintaannya dan mengirimkannya dalam sebuah amplop yang bertuliskan : “To God, Jerusalem”.

Para petugas pos yang menerima surat itu mempunyai wewenang membuka amplop yang ditujukan untuk Tuhan. Mereka kemudian menggulung surat-surat berisi doa tersebut, sebelum memasukannya ke rekahan Tembok Ratapan (Wailing Wall) di Kota Suci Yerusalem. Tembok Ratapan atau dalam bahasa Ibrani disebut Kotel, merupakan tempat yang sangat disucikan oleh bangsa Yahudi.

Menurut Kepala kantor Pos, Avi Yaniv, petugasnya sering menerima surat yang ditujukan kepada Tuhan. Tapi karena tidak tahu harus mengirimkannya kemana, maka petugas pos memasukan surat-surat itu ke dalam Tembok Ratapan.

Meskipun banyak juga surat yang ditujukan kepada Yesus dan Bunda Maria. Namun Rabbi di Yerusalem menetapkan hanya surat yang ditujukan kepada Tuhan yang akan disampaikan.

Isi surat mereka bermacam-macam, ada yang yang memohon agar Ia memenangkan sebuah undian berhadiah, ada pula yang minta dijadikan seorang artis tenar di Hollywood. Dari ribuan surat yang mereka terima, umumnya memang berisi permintaan kepada Tuhan. Tetapi bulan lalu, petugas kantor pos dibuat terkesima dengan sebuah surat yang tidak berisi permintaan apapun. Surat itu hanya menuliskan ucapan terima kasih.

“Mereka meminta banyak hal kepada Tuhan. Tetapi bulan lalu saya menemukan sebuah surat dari seseorang yang tidak meminta apapun. Ia hanya mengucapkan terima kasih kepada Tuhan karena telah memberinya seorang istri yang baik, rumah yang indah dan karier yang bagus,” ucap Avi Yaniv.

by : Conectique.com

Dec 16

Surat dari Sahabat,
By : Arie

Anak-anakKU yang Terkasih,

Seperti yang kamu tahu, peringatan ulang tahunku semakin dekat. Setiap
tahun diadakan perayaan untuk menghormatiku dan aku kira tahun ini juga.

Menjelang perayaan, banyak orang berbelanja hadiah, pengumuman di radio
dan iklan TV. Dunia berkata bahwa perayaan semakin dekat dan semakin
dekat lagi.

Yang sangat membahagiakan adalah, paling tidak setahun sekali, beberapa
orang mengingat aku. Dan kita semua tahu bahwa perayaan itu sudah
dimulai bertahun-tahun lalu.

Awalnya orang-orang tampaknya mengerti dan bersyukur atas apa yang sudah
aku lakukan bagi mereka. Tetapi kemudian tak seorangpun mengerti dasar
diadakannya perayaan ini.

Sanak saudara dan handai taulan berkumpul. Pakaian, perhiasannya
alangkah elok. Mereka bergembira tanpa memahami arti perayaan itu
sendiri. Aku ingat tahun lalu, ada pesta besar demi menghormatiku. Meja
sarat aneka rupa makanan lezat – dari kue, coklat sampai buah-buahan.
Hiasan, pajangan semua mengagumkan. Bingkisan-bingkisan bertumpuk,
dibungkus kertas warna warni. Sangat indah.

Namun, ingin tahukah Saudara? Aku tidak diundang.

Aku seharusnya menjadi tamu kehormatan tetapi mereka lupa mengirimiku
undangan.

Pesta itu untuk aku tapi ketika saat bahagia itu tiba, mereka
meninggalkanku diluar, pintu ditutup didepan mataku…….. Aku ingin
bersama mereka, duduk bersama dimeja yang sama.

Sebenarnya ini tidaklah terlalu mengherankanku karena beberapa tahun
belakangan orang-orang mulai menutup pintu bagiku. Karena aku tidak
diundang maka aku memutuskan untuk diam-diam masuk dan duduk di pojok.

Mereka minum-minum, ada yang mabuk, ngobrol sana sini sambil tertawa
riang. Bahagianya mereka.

Untuk melengkapi kesukaan itu, datanglah seseorang besar gemuk

berpakaian merah dan berjenggot putih panjang. Ho..Ho..Ho!, serunya.
Sepertinya ia mabuk. Ia duduk di sofa lalu semua anak menyerbunya sambil
berteriak – Sinterklas…Sinterklas… seakan-akan perayaan itu untuk
menyambut dan menghormatinya!

Tengah malam semua orang mulai saling berpelukan. Aku membentangkan
tangan, menunggu ada yang memelukku. tahukan Saudara, tak seorangpun
menghampiri dan memelukku.

Lalu mereka bertukar hadiah. Mereka membukanya dengan suka cita, penuh
harapan. Ketika semua sudah terbuka, aku mulai mencari-cari kalau-kalau
ada satu untuk aku. Ternyata tak ada satupun.. Apakah yang kamu rasakan
ketika semua orang bertukar hadiah lalu kamu sendiri tidak mendapatkan?

Lalu aku sadar bahwa aku tidak dibutuhkan dalam pesta itu oleh karenanya
aku disisihkan.

Tahun demi tahun terjadi dan semakin menyedihkan. Orang-orang hanya
ingat hadiah, baju baru, pesta, makan dan minum. Dan tak seorangpun
ingat aku.

Aku demikian ingin dihari Natal ini anak-anakKU memperbolehkan aku masuk
dalam hidup mereka.

Aku ingin anak anakKU mengingat bahwa hampir 2000 tahun yang lalu aku
datang di dunia untuk memberikan hidupku bagi mereka, diatas kayu salib,
untuk menyelamatkan mereka.

Hari ini, aku semata-mata ingin anak-anakKU percaya sepenuh hati.

Yang ingin aku sampaikan adalah: karena begitu banyak yang tidak
mengundangku ke pesta maka aku akan membuat perayaan sendiri. Sebuah
pesta bertabur kemegahan yang belum pernah terbayangkan oleh siapapun -
perjamuan agung.

Saat ini aku sedang menyiapkan segalanya.

Hari ini aku menyebar undangan dan ada satu undangan untuk kamu. Betapa
aku ingin tahu minat kamu untuk datang.

Bila “ya” maka aku akan menyiapkan tempat serta menuliskan nama mu
dengan tinta emas di buku tamuku.

Hanya mereka yang namanya tercatat akan memperoleh tempat duduk layak.
Mereka yang tidak membalas undangan akan ditinggalkan diluar.

Bersiaplah sebab bila semua persiapanku telah selesai, kamu akan duduk
dalam perjamuan agungku.

*Bagikan kepada orang lain yang kamu cintai sebelum Natal tiba.

Sampai jumpa.

Aku mengasihimu.

Yesus

Nov 12

Beberapa hari ini bawaaan daku marah-marah ajah’ ga tau kenapa pokoknya daku jadi sensi bangettt sampai-sampai doi protes ada apa sebenarnya dengan daku ??? emmm apa yg terjadi pada diriku yachhh ??? walahhh aku sendiri jadi bingung, tapi pagi ini buka blognya teman baru jadi malu dan hampir tersadarkan emmm hampir  sichhh’ ternyata selama ini aku kurang sekali bersyukur dan jarang sekali berdoa’ wach kalau yg ini buka rahasia dech, tapi lebih baik tersadar sekarang dari pada terus menerus berkelanjutan yang ada selalu saja daku meyalahkan doi yachhh doi lah yg selalu kena sasaran jika daku be-te,.

Curhat dikit dech’ bagaimana daku jadi seperti saat ini, karena terlalu banyak pekerjaan yg tertunda dan berlarut-larut sangat sulit namun daku berharap terus sama pekerjaan yg satu ini, itu yg membuat daku tidak lagi memperhatikan peluang-peluang kecil yg ada di sekitar, namun mimpi-mimpi dan yg terlihat hanyalah yg besar-besar saja sehingga lambat laun daku seperti di ombang-ambingkan dengan suatu pekerjaan yg kelihatannya sangat besar dan bakalan profit banyak namun ga tau kepastiannya kapan?

Bego kan’ usaha terus, bekerja terus jika tidak di imbangi dengan berdoa dan rasa syukur jadi tidak ada artinya, yg ada berputar-putar dan di sesatkan oleh kesibukan yg jika di turuti terus menerus tidak akan pernah ada habisnya dan tidak akan pernah puas sampai tersadar jika sudah menemukan titk jenuh, yang pada akhirnya bertanya kepada diri sendiri ” mau dibawa kemana semua kesibukan tanpa ada akhirnya ini? “

Wach sekarang mesti di rubah pola berfikir daku, utamakan mengucap syukur setiap hari apapun keadaanku dan apapun yg terjadi, setiap hari yg ku alami tetap terus mengucap syukur dan berterima kasih kepada Tuhan lalu mulai berdoa supaya daku di berikan hikmat mana-mana saja pekerjaan yg benar-benar daku harus prioritaskan terlebih dahulu, karena sesungguhnya yg kelihatan kecil di depan mata justru itu lah yg Tuhan persiapkan untuk kita dan akhirnya menjadi besar,.

Bukankah jika setia kepada hal yg kecil, maka akan di berikan hal yg besar dan terus di tambah-tambahkan

emmmmmm thanks God’

Nov 8

SENTUH HATIKU
Jason

BETAPA KUMENCINTAI
SEGALA YANG T’LAH TERJADI
TAK PERNAH SENDIRI JALANI HIDUP INI
SELALU MENYERTAI

BETAPA KUMENYADARI
DI DALAM HIDUPKU INI
KAU SLALU MEMBERI RANCANGAN TERBAIK
OLEH KARENA KASIH

REFF :
BAPA, SENTUH HATIKU
UBAH HIDUPKU MENJADI YANG BARU
BAGAI EMAS YANG MURNI
KAU MEMBENTUK BEJANA HATIKU

BAPA, AJARKU MENGERTI
SEBUAH KASIH YANG SELALU MEMBERI
BAGAI AIR MENGALIR
YANG TIADA PERNAH BERHENTI

- Sebenarnya sudah agak lama juga mendengarkan lagu ini, dari tahun lalu meskipun sudah sering dengar di tv sampai ada sinetronnya juga, meskipun untuk yg sinetronnya ini ga pernah lihat, maklumlah aku emang lihat tv kebanyakan cuman berita-berita ajah’

Sebenarnya bukan hanya lagu ini yg berkesan, namun kesaksian didalam lagu ini lah yg paling berkesan buatku, yaitu pada waktu natal tahun lalu aku ibadah di lembah pujian bukan untuk yg pertama kalinya aku ibadah disana, maklumlah tahun 1989 pertama kali dibaptis dan percaya menjadi anak Tuhan aku bermula disana, tapi dulu sich waktu zamanku pertama-tama kenal Yesus belum ada tuch lembah pujian yg ada ibadahnya di gedung bioskop, ahhh tapi bukan ini yg aku ingin bagikan, namun kesaksian tentang lagu diatas.

Ketika di lembah pujian tahun lalu itulah diberikan kesempatan bertemu dengan Jason si pengarang lagu tersebut dan bersaksi tentang lagu tersebut bagaimana proses dia menciptakan lagu tersebut, diawali dengan Jason mempuyai sahabat perempuan yg kisahnya sangat tragis beberapa kali mencoba bunuh diri karena pengalaman pahit nya yg di perkosa oleh ayah kandungnya sendiri, sampai mengalami gangguan jiwa yg hebat dan hidup dipasung, nach didalam pasungan inilah untuk yg kesekian kalinya dia ingin bunuh diri dengan menyayat urat nadi tangannya sampai akhirnya Yesus sendirilah yg datang menolong, memeluknya dan Yesus berkata kepadanya ” Akulah yg perduli padamu, Akulah yg mengasihimu ” ketika semua orang tidak perduli kepadanya dan hidupnya hancur Yesus datang menyelamatkannya. perlahan-lahan namun pasti perempuan tersebut dapat disembuhkan dan yg paling ajaib adalah dia datangi ayahnya yg memperkosa dia, dia peluk ayahnya sambil berkata ” papa aku mengampuni semua yg papa pernah perbuat padaku ” dahsyat sekali,.

Karena itu lah Jason membuatkan lagu tersebut diatas dan mendengarkan kesaksian Jason aku yg paling malu sama Tuhan ternyata penderitaanku selama ini ga ada apa-apanya kalau dibandingkan dengan penderitaan perempuan diatas yg pernah di perkosa oleh ayah kandungnya sendiri dan dia sanggup mengampuni.

Semoga jadi berkat lagu diatas, meskipun dunia penuh dengan manusia-manusia palsu namun, seperti firman Tuhan berapa kali kita harus mengampuni orang yg berbuat jahat kepada kita ? jawab Yesus didalam Matius 18 : 22 “….sampai tujuh puluh kali tujuh puluh” artinya kita harus mengampuni terus menerus sampai tak terhitung.

Berat memang apa lagi didalm praktek yg sesungguhnya, semoga kita diberikan kekuatan untuk terus mengampuni kepada setiap orang yg berbuat jahat kepada kita, amien,.

kalau diatas versi sinetronnya, nach yg ini aslinya by Jason,.

-Praise The Lord-

Sep 7

ERA REFORMASI APOSTOLIK YANG KETIGA

Kita dalam Puasa Nasional selama 40 hari, tanggal 10 Juli yang lalu ketika akan memasuki puasa 40 hari saya ingat Tuhan berpesan: “Kamu lebih banyak masuk Menara Doa.” Kita tahu arti Menara Doa ada 3, yaitu:

1. Di tempat tinggi, berarti kita harus masuk ke tempat tinggi bersama dengan Tuhan Yesus untuk hidup lebih kudus.
2. Doa, pujian, penyembahan selama 24 jam, berarti hidup intim dengan Tuhan siang dan malam.
3. Unity satu dengan yang lain.
Dalam puasa ini saya merasakan ada sesuatu yang luar biasa terjadi. Tinggal beberapa hari lagi sampai dengan tanggal 18 Agustus nanti ditutup dengan The Call Indonesia, yaitu gerakan anak-anak muda untuk berdoa. Berdoa bukan hanya pada hari itu saja, tetapi mulai hari-hari ini kita berdoa untuk Indonesia.

MEMAHAMI DAN MENGENAL KASIH KRISTUS

Efesus 3:18-19a, “Aku berdoa, supaya kamu bersama-sama dengan segala orang kudus dapat memahami, betapa lebarnya dan panjangnya dan tingginya dan dalamnya kasih Kristus, dan dapat mengenal kasih itu, sekalipun ia melampaui segala pengetahuan.” Ini merupakan doa Rasul Paulus untuk jemaat di Efesus dan juga buat kita semua. Terlebih lagi juga merupakan doa saya buat Saudara, saya berdoa supaya Saudara dapat memahami betapa lebar, panjang, tinggi, dan dalamnya kasih Kristus, dan dapat mengenal kasih itu sekalipun kasih itu melampaui segala pengetahuan kita. Kasih Tuhan memang luar biasa.

Saya percaya kalau kita memahami dan mengenal kasih Kristus maka kita akan lebih mengasihi Dia. Tuhan meminta kita untuk mengasihi Dia dengan segenap hati, segenap jiwa, dan segenap kekuatan kita. Kita diminta untuk mengasihi Dia dengan kasih yang mula-mula. Dan saya percaya kalau Saudara di dalam kondisi yang seperti itu, maka Saudara juga akan mengasihi sesama manusia seperti diri sendiri.

KARENA KASIH KARUNIA TUHAN

Saya akan mengajak Saudara untuk mengenal dan melihat kasih Tuhan Yesus yang luar biasa buat kita semua. Efesus 2:8-9, “Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah, itu bukan hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan diri.” Kita selamat karena kita diselamatkan Tuhan. Saya percaya Saudara saat ini dalam keadaan diberkati Tuhan, semuanya ini karena kasih karunia. Kasih karunia yang Tuhan berikan kepada kita semua dan kita menanggapinya, kita beriman dan percaya kepada Tuhan Yesus. Kita diingatkan bahwa semuanya itu adalah bukan usaha kita, tetapi pemberian Allah. Bukan hasil pekerjaan kita, sehingga jangan ada orang yang memegahkan diri. Kalau kita ada sebagaimana kita ada hari ini, semuanya itu karena kasih karunia Tuhan. Bukan karena kita hebat, bukan karena hasil pekerjaan / usaha kita, tetapi karena kasih karunia Tuhan.

Saya mendengar sebuah kesaksian dari bapak Petrus Octavianus, dari YPPII (Yayasan Pusat Pekabaran Injil Indonesia), seorang hamba Tuhan yang dipakai Tuhan secara luar biasa sejak dari muda sampai dengan hari ini. Ada seorang pemuka dari agama lain datang kepadanya dan berkata: “Bapak Octavianus, saya undang bapak ke tempat kami untuk memberikan seminar asalkan bapak bisa menjawab 3 pertanyaan yang mengganjal hati saya.” Kemudian dia mengutarakan 2 pertanyaan, dan pertanyaan yang ke 3 dia berkata: “Saya agak tersinggung ada seorang anak muda berumur 13 tahun dengan yakin berkata: “Kalau saya mati sekarang, saya pasti masuk sorga.” Saya tersinggung, sebab saya sudah berpuluh-puluh tahun mengikuti hukum-hukum agama saya, saya masih berkata: “Mudah-mudahan saya masuk sorga.” Tetapi anak ini dengan sombongnya berkata bahwa dia pasti masuk sorga.” Kemudian bapak Petrus menjawab: “Ini justru keunikan yang membedakan Kristen dari agama-agama lain: karena kasih karunia.”

Bila seseorang bekerja 8 jam sehari maka dia mendapatkan uang, yang disebut sebagai upah. Kalau seseorang memenangkan sebuah pertandingan dan dia mendapatkan sesuatu, disebutkan dia mendapatkan piala. Kalau seseorang mendapatkan penghargaan karena prestasinya, disebutkan dia mendapatkan hadiah. Tetapi kalau ada seseorang tidak bekerja, tidak menang atas suatu pertandingan, tidak layak menerima hadiah namun mendapatkan sebuah pemberian, itulah kasih karunia. Itulah yang saya dan Saudara alami. Inilah kasih Yesus yang luar biasa.

Saya ingat apa yang dikatakan Tuhan Yesus: “Bukan kamu yang memilih Aku, tetapi Akulah yang memilih kamu. Dan Aku telah menetapkan kamu, supaya kamu pergi dan menghasilkan buah dan buahmu itu tetap, supaya apa yang kamu minta kepada Bapa dalam nama-Ku, diberikan-Nya kepadamu.” (Yohanes 15:16).

Ada seorang berkebangsaan Inggris bernama John Newton, lahir 24 Juli 1725, dia pernah menjadi budak tetapi akhirnya dia mempunyai kapal untuk mengangkut budak-budak karena dia berbisnis perdagangan budak. Pada suatu hari dia ada di kapal dalam perjalanan pulang ke Inggris dari Guinea di lautan Atlantic. Tiba-tiba datanglah badai besar yang luar biasa. Kapal itu diombang-ambingkan sehingga bocor dan para kelasi mengikatkan dirinya di geladak supaya tidak terpental. Akibatnya orang-orang di kapal itu badannya sakit semua karena kelelahan dan sudah tidak berdaya. Di tengah-tengah keadaan yang seperti itu tiba-tiba John Newton teringat dan mulai berteriak: “Tuhan, kasihanilah kami.” Ketika berkata seperti itu tiba-tiba dia berpikir: “Selama ini saya belum pernah berdoa.” Dia teringat, terakhir kali berdoa pada waktu masih kanak-kanak, dan dia berpikir: “Sebenarnya Tuhan ada atau tidak?”
Tetapi hal yang mengherankan adalah setelah berdoa tiba-tiba dia mendapatkan suatu kekuatan. Semula dia sudah lemas dan badannya sakit semua, tetapi tiba-tiba dia menjadi kuat. Kemudian dia pergi ke kemudi kapal untuk menggantikan jurumudinya yang juga sudah lemas. Dia mengemudikan kapal itu, tetapi kapal itu diombang-ambingkan masuk di dalam pusaran air yang begitu dahsyat. Dia berpikir bahwa dia akan mati, tetapi ternyata kemudian selamat. Dan beberapa kali dia mengalami seperti itu, sampai akhirnya badai itu menjadi tenang. Kemudian dia duduk termangu-mangu, dia mulai sadar bahwa Tuhan berbicara kepadanya melalui peristiwa ini. Dan pada saat itulah dia bertobat. Kemudian dia kembali ke Inggris dan menjadi hamba Tuhan di Gereja Anglikan. Dan apa yang dia alami itu dia tuangkan dalam suatu pujian “Amazing Grace”.

Lagu “Amazing Grace” ini juga sangat berarti bagi saya. Saya ingat ketika Tuhan memanggil saya menjadi hamba-Nya, saya benar-benar dikuatkan dengan lagu ini. Mungkin tidak banyak di antara Saudara yang pernah mendengar kisah saya ini. Saya lahir baru ketika kelas 2 SMP bertemu dengan Tuhan Yesus secara pribadi, dan saya mengalami kasih mula-mula. Tetapi sayang perjalanan keselamatan saya tidak mulus, karena kemudian saya bergaul dengan teman-teman saya dan selama berpuluh-puluh tahun saya hidup seperti orang dunia. Ketika Tuhan memanggil saya menjadi hamba-Nya tidaklah gampang. Tetapi saya ingat ketika lagu ini mulai terngiang, saya mulai menyanyikan kembali lagu ini. Menurut saya, saya mirip dengan John Newton ini, Tuhan panggil saya melalui cara yang benar-benar membuat saya kaget dan ketakutan. Tetapi di situ justru saya berjumpa kembali dengan Dia, Raja di atas segala raja, Yesus Kristus Tuhan.

Pada waktu itu saya benar-benar bertobat dan sampai hari ini Tuhan memanggil saya, inilah yang disebut dengan “the second chance” (kesempatan kedua). Saya berdoa biarlah Saudara yang sudah bertemu dengan Tuhan Yesus secara pribadi jangan pernah mengalami hal yang seperti itu. Biarlah engkau terus bersama dengan Tuhan Yesus meskipun kadang-kadang badai menerpa, dan menghindari pergaulan-pergaulan yang tidak benar seperti itu. Saya percaya, saya berdoa buat setiap Saudara semua, karena kasih karunia Tuhan kita ada sebagaimana kita ada hari ini.

Kadang-kadang kita berpikir mau mengubah diri kita sendiri, mau mengubah suami / istri kita, mau mengubah anak kita / orang lain. Tetapi saya mau berkata satu hal kepada Saudara: semuanya itu sia-sia tanpa kasih karunia Tuhan. Hari-hari ini gereja kita diberikan kesempatan yang luar biasa dengan adanya Healing Movement Camp (HMC). Ada kesaksian seorang yang pernah sekolah theologia selama 4 tahun. Semula dia hanya mengandalkan pikiran saja untuk berjumpa dengan Tuhan, tetapi dia kemudian bersaksi: “Saya heran, dalam tempo 2 jam orang diubah total oleh Tuhan.”
Kalau Saudara mendengar HMC di sini membuka pendaftaran, bagi Saudara yang membutuhkan silahkan ikut. Sudah ribuan orang mengalami hal yang luar biasa, diubah total oleh Tuhan.

TUHAN YESUS SANGAT MENGASIHI INDONESIA

Hal yang luar biasa saya lihat di HMC adalah anak-anak muda yang diubah Tuhan secara luar biasa. Ada seorang anak berumur 9 tahun yang kepahitan kepada orang tuanya, tetapi melalui HMC Tuhan merubah mereka dan terjadi seperti di dalam Maleakhi 4:5-6, “Sesungguhnya Aku akan mengutus nabi Elia kepadamu menjelang datangnya hari TUHAN yang besar dan dahsyat itu. Maka ia akan membuat hati bapa-bapa berbalik kepada anak-anaknya dan hati anak-anak kepada bapa-bapanya supaya jangan Aku datang memukul bumi [dengan kutuk] sehingga musnah.”
Saya percaya bahwa tidak akan terjadi Tuhan memukul bumi ini dengan kutuk, sebab hari-hari ini sudah terjadi Gereja Tuhan dipakai secara luar biasa: hati bapa-bapa berbalik kepada anak-anak dan hati anak-anak kepada bapa-bapanya. Terus-terang saya berpikir: “Ini bagaimana ya?” Orang tua punya alasan sendiri dan anaknyapun punya alasan sendiri, sehingga terus saja terjadi bentrokan. Bukan saja ayah dan anak secara jasmani, tetapi juga di gereja antara ayah dan anak secara rohani terjadi hal yang sama. Tetapi Puji Tuhan, hari ini saya melihat sesuatu yang luar biasa. Kasih karunia Tuhan sedang turun di Indonesia.

Tuhan Yesus sangat mengasihi Indonesia, biarlah kita mengasihi apa yang Tuhan Yesus kasihi dan membenci apa yang dibenci oleh Tuhan Yesus. Ini pesan Tuhan hari-hari ini. Kalau Tuhan Yesus mengasihi Indonesia, maka kita juga harus mengasihi Indonesia. Kalau Saudara mengasihi Indonesia, maka Saudara pasti akan diberkati Tuhan. Bukan rahasia lagi bagaimana keadaan Indonesia hari-hari ini. Tetapi satu hal yang ingin saya katakan kepada Saudara: di tengah-tengah keadaan Indonesia yang seperti ini tetapi saya melihat sendiri bagaimana kesembuhan dan mujizat terjadi.

MELAKUKAN KEHENDAK TUHAN PADA JAMAN INI

Pada waktu akan memulai puasa, saya berkata kepada Tuhan: “Tuhan, luar biasa ya keadaan sekarang. Saya melihat HMC luar biasa.” Tetapi Tuhan berkata: “Itu baru permulaan, kamu akan melihat terlebih lagi hal-hal yang dahsyat.” Kita disuruh Tuhan untuk memasuki puasa 40 hari, saya tahu ada hal-hal luar biasa yang akan terjadi setelah ini. Dalam puasa ini Tuhan mengingatkan kita kembali untuk melakukan kehendak Tuhan pada jaman ini. Mengapa Daud berkenan di hati Tuhan? Sebab dia melakukan segala kehendak Tuhan pada jamannya, bukan pada jaman orang lain. Hari-hari ini Tuhan berkata kepada kita semua untuk melakukan kehendak Tuhan untuk jaman ini.

REFORMASI APOSTOLIK YANG KETIGA

Kalau saya boleh mengambil istilah dari Bill Hammon: Tahun 2008 adalah tahun yang ditetapkan Tuhan bagi dilepaskannya Reformasi Apostolik yang ketiga secara penuh. Ini bukan berarti tahun 2008 Reformasi Apostolik yang ketiga baru dimulai, tetapi sudah terjadi. Tetapi tahun 2008 ini dilepaskannya Era Reformasi Apostolik ketiga, yang dipercaya sebagai yang terakhir – secara penuh.

Apa yang dimaksudkan Reformasi Apostolik yang ketiga? Hari-hari ini pesan Tuhan yang begitu kuat kepada anak-anak-Nya bahwa Dia akan segera datang untuk kedua kalinya. Kalau Dia datang yang kedua kalinya di bumi ini apa yang akan terjadi?
Wahyu 11:15 berkata bahwa Dia akan memerintah di bumi ini sebagai Raja selama-lamanya. Pada waktu Dia datang memerintah sebagai Raja di bumi ini maka Kerajaan Allah / Kerajaan Kristus akan memenuhi seluruh bumi. Pada waktu itu saya yakin setiap lutut bertelut setiap lidah mengaku Yesus adalah Tuhan.

Ini adalah berita buat kita, hari-hari ini Tuhan ingatkan kembali bahwa kita diminta untuk melipatgandakan Kerajaan Allah / Kerajaan Kristus di muka bumi ini. Dominion (menguasai) bukan berarti karena kita hebat / punya uang / pangkat, maka kita menguasai. Tetapi dominion adalah kuasa yang diberikan dari tempat yang maha tinggi untuk kepentingan Kerajaan Kristus di muka bumi ini. Inilah yang akan terjadi dan sudah mulai terjadi, tahun 2008 ini dilepaskan secara penuh.
Saya menerima nubuatan ini dari Chuck Pierce pada bulan Maret 2008. Chuck Pierce menerima nubuatan dari Tuhan: “Pemerintahan Kerajaan-Ku (Tuhan) akan bangkit dan mempengaruhi pemerintahan dunia.”

Ratusan nabi dan rasul mendapatkan bahwa mulai tahun 2008 Saudara akan melihat:
1. Orang-orang kudus / anak-anak Tuhan akan mengambil alih kekuasaan (dominion) di segala bidang kehidupan. Dan hal ini berbicara bukan hanya di Indonesia saja, tetapi di dunia. Mereka percaya dan kita akan melihat bahwa hal ini benar. Hari-hari ini saya melihat di Indonesia hal-hal yang rasanya tidak mungkin dijabat oleh anak-anak Tuhan, tetapi sekarang dijabat oleh anak-anak Tuhan. Pada waktu saya keliling Healing Movement saya melihat ke kota-kota di mana rasanya tidak mungkin anak Tuhan menjabat, tetapi ternyata sekarang dijabat anak-anak Tuhan. Ini luar biasa. Sekali lagi dominion adalah kuasa dari tempat maha tinggi, bukan karena kekuatan kita. Ini yang sedang terjadi hari-hari ini, luar biasa.
2. Akan ada perpindahan kekayaan kepada orang-orang benar untuk kepentingan Kerajaan Kristus di muka bumi ini.

CIRI GEREJA MODEL APOSTOLIK

Sekarang kita berada di dalam Era Reformasi Apostolik yang ketiga dan dipercaya yang terakhir maka Gereja Tuhan harus merupakan Gereja Model Apostolik, dengan 3 ciri sebagai berikut:

1. Gereja dengan pandangan / menghadirkan Kerajaan Allah
Artinya gereja yang berupaya agar prinsip Kerajaan Allah hadir dan dipraktekkan di dalam bisnis, politik, sosial budaya, dan lain-lain. Kalau berbicara gereja berarti kita semua, jadi kita bukan hanya hari Minggu ke gereja tetapi setelah keluar dari gereja berbeda lagi. Saat ini bukan jamannya lagi seperti itu, dan saya percaya Saudara akan mempunyai dampak di market place / tempat Saudara berada. Saudara akan menerapkan prinsip-prinsip Kerajaan Allah di sana .

2. Gereja dengan misi dunia
Gereja lokal dengan misi global. Sudah sejak lama kita sudah melakukan hal itu. Kita menanam gereja tidak hanya di Indonesia saja, tetapi juga di banyak tempat: Amerika , Australia , Singapore , Bangkok , dan sebagainya. Puji Tuhan, Tuhan memberikan ini dan memang itulah yang Tuhan mau.

3. Gereja yang memberikan dampak kepada lingkungan, kota, bangsa, dan negara.
Karena itu saya hari-hari ini terus menekankan hal ini dengan pembangunan SCCC, saya selalu berkata kepada Saudara: “Biarlah itu mempunyai dampak, sehingga semua orang akan melihat bahwa anak Tuhan seperti itu.” Memang kita Gereja Tuhan harus menjadi garam dan terang dunia. Kita adalah kota di atas bukit, kita adalah pelita di atas kaki dian. Gereja yang memberikan dampak kepada lingkungannya dan hal itu kita lakukan, dan terus saya perkatakan. Itulah kehendak Tuhan untuk jaman ini.

Mungkin tidak banyak orang yang berkata seperti yang sering saya katakan ini: “Saya melihat dalam pengamatan saya akhir-akhir ini, kalau ada sekelompok orang datang mau menutup / merusak gereja sebenarnya mereka mau kenal dengan kita.” Dan ini sudah terbukti benar, begitu mereka kenal dengan kita semuanya menjadi berubah. Bagaimana mungkin gereja yang eksklusif tidak kenal dengan lingkungannya mau menyatakan kasih Kristus? Bagaimana caranya? Tuhan yang membuat supaya kita menyatakan kasih Kristus dengan cara seperti itu agar kita berbalik untuk mengenal mereka. Kalau kita KKR kemana-mana banyak teman-teman kita dari agama lain juga datang, dan kita berbicara tentang Tuhan Yesus yang menyembuhkan. Saya percaya ini adalah masanya bahwa kita harus mempunyai dampak terhadap lingkungan, kota , bangsa, dan negara kita.

Dalam masa puasa ini Tuhan berbicara agar kita banyak berada di dalam hadirat Tuhan, sebab kalau kita banyak berada dalam hadirat Tuhan nanti The Call pada tanggal 18 Agustus akan mempunyai dampak yang luar biasa. The Call ini ada suatu keistimewaan yang saya lihat hari-hari ini, hamba-hamba Tuhan dari bangsa-bangsa akan datang ke Indonesia . Mereka akan berdoa bersama-sama dengan kita, dan sebagian dari mereka ikut berpuasa 40 hari untuk Indonesia . Banyak utusan dari bangsa-bangsa, dan mereka mendapatkan sesuatu untuk Indonesia . Sebagian dari hamba-hamba Tuhan itu kita ajak ke SCCC dan kita akan berdoa di sana . Sebab mereka melihat akan ada sesuatu, dan apa yang terjadi di Indonesia akan transfer ke bangsa-bangsa lain.

Indonesia pasti berubah, Indonesia pasti akan mengalami TRANSFORMASI. Dan itulah hati Tuhan untuk Indonesia yang disalurkan melalui kita. Saya percaya hati-Nya Tuhan Yesus diberikan kepada kita, dan kitapun mengasihi Indonesia . Tanggal 17 Agustus ini kita memperingati kemerdekaan Indonesia, dan biarlah doa-doa kita dalam puasa 40 hari ini: “Tuhan, berkati Indonesia, selamatkan Indonesia. Indonesia mengalami TRANSFORMASI. Segala keterpurukan di dalam nama Yesus dihancurkan, berubah menjadi Indonesia diberkati Tuhan secara luar biasa.”

TUHAN YESUS MEMBERKATI

Ringkasan khotbah Pdt. DR. Ir. Niko Njotorahardjo, Minggu – 3 Agustus 2008 di JCC Senayan.

« Previous Entries Next Entries »