Dec 1
kembalilah

kembalilah''

Semua memang kini berubah begitu aku membenci facebook dan yg sejenisnya. itu karena semua sudah lupa sama yg namanya ngeblog’ terlebih lagi doi yg lebih seru dan baru buka mata saja langsung up date facebook, gara-gara ini juga aku ditinggalin doi duchhh dunia memang lagi zamannya pesbuuukan sebel dech’ dr anak kecil sd sampai Ibu2 dan kakek nenek ohhhh demam pesbuuk ini sungguh luar biasa, jadi lupa daratan bahkan temanku bilang melek mata langsung  BB blackberry yg dicari, jangan kan doi yg sudah melupakan dunia yg membesarkan dia termasuk melupakan aku juga, sekelas Tikbanget ajah juga sampai ga sempat lagi ngeblog semakin asik ama twitter dan fb.

emmm masak iyah semua akan berakhir disini terang ajah aku ga mau, ga rela meskipun sekarang aku yg gantian memohon dan dikatain lebay banget sich ” biar ajah!!!

kurindu disayangi
sepenuh hati
sedalam cintaku
setulus hatiku

kuingin memiliki
kekasih hati
tanpa air mata
tanpa kesalahan

bukan cinta
yang melukai diriku
dan meninggalkan
hidupku
lagi

tolonglah aku
dari kehampaan ini
selamatkan cintaku
dari hancurnya hatiku
hempaskan kesendirian
yang tak pernah berakhir

bebaskan aku
dari keadaan ini
sempurnakan hidupku
dari rapuhnya jiwaku
adakah seseorang
yang melepaskanku
dari kesepian ini

adakah seseorang
yang melepaskanku
dari kesepian ini

————————

bukan hanya karena hal diatas namun begitu aku buka-buka dan membaca lagi kumpulan puisi Khalil Gibran” lebih lebay lagi perasaan dan hati ini sakit benget dan benar-benar terluka, namun apa lagi yang bisa aku perbuat untuk mempertahankan semuanya ini?

Kenapa kita menutup mata ketika kita tidur?
Ketika kita menangis?
Ketika kita membayangkan?
Itu karena hal terindah di dunia tdk terlihat

Ketika kita menemukan seseorang yang
Keunikannya sejalan dengan kita, kita bergabung
Dengannya dan jatuh ke dalam suatu keanehan
Serupa yang dinamakan cinta.

Ada hal2 yang tidak ingin kita lepaskan,
Seseorang yang tidak ingin kita tinggalkan,
Tapi melepaskan bukan akhir dari dunia,
Melainkan suatu awal kehidupan baru,
Kebahagiaan ada untuk mereka yang tersakiti,
Mereka yang telah dan tengah mencari dan
Mereka yang telah mencoba.
Karena merekalah yang bisa menghargai betapa
Pentingnya orang yang telah menyentuh kehidupan
Mereka.

Cinta yang sebenarnya adalah ketika kamu
Menitikan air mata dan masih peduli terhadapnya,
Adalah ketika dia tidak memperdulikanmu dan
Kamu masih menunggunya dengan setia.

Adalah ketika dia mulai mencintai orang lain dan
Kamu masih bisa tersenyum dan berkata
” aku turut berbahagia untukmu ”

Apabila cinta tidak bertemu bebaskan dirimu,
Biarkan hatimu kembali ke alam bebas lagi.
Kau mungkin menyadari, bahwa kamu menemukan
Cinta dan kehilangannya, tapi ketika cinta itu mati
Kamu tidak perlu mati bersama cinta itu.

Orang yang bahagia bukanlah mereka yang selalu
Mendapatkan keinginannya, melainkan mereka
Yang tetap bangkit ketika mereka jatuh, entah
Bagaimana dalam perjalanan kehidupan.

Kamu belajar lebih banyak tentang dirimu sendiri
Dan menyadari bahwa penyesalan tidak
Seharusnya ada, cintamu akan tetap di hatinya
Sebagai penghargaan abadi atas pilihan2 hidup
Yang telah kau buat.

Teman sejati, mengerti ketika kamu berkata ” aku lupa ….”
Menunggu selamanya ketika kamu berkata ” tunggu sebentar ”
Tetap tinggal ketika kamu berkata ” tinggalkan aku sendiri ”
Membuka pintu meski kamu belum mengetuk dan belum berkata ” bolehkah saya masuk ? ”
Mencintai juga bukanlah bagaimana kamu
Melupakan dia bila ia berbuat kesalahan,
Melainkan bagaimana kamu memaafkan.

Bukanlah bagaimana kamu mendengarkan,
Melainkan bagaimana kamu mengerti.
Bukanlah apa yang kamu lihat, melainkan apa yang kamu rasa,
Bukanlah bagaimana kamu melepaskan melainkan bagaimana kamu bertahan.

Mungkin akan tiba saatnya di mana kamu harus
Berhenti mencintai seseorang, bukan karena orang itu berhenti mencintai kita
Melainkan karena kita menyadari bahwa orang itu akan lebih berbahagia
Apabila kita melepaskannya.

Kadangkala, orang yang paling mencintaimu adalah
Orang yang tak pernah menyatakan cinta
Kepadamu, karena takut kau berpaling dan
Memberi jarak, dan bila suatu saat pergi, kau akan
Menyadari bahwa dia adalah cinta yang tak kau sadari

———————————————————

Begitu seorang teman berteriak untuk menyadarkanku tetap saja aku tidak berhenti dari kesedihan ini sehingga up date juga status di Facebook  lebih lebay lagi :) “Menjadi Wanita jangan pernah mencintai laki-laki, Biarkanlah laki-laki yg mencintai Wanita…krn laki-laki itu mudah sekali jatuh cinta, mudah sekali melupakan, dan mudah sekali mencari pengganti”……….achhh ternyata semuanya memang benar mudahnya kau hapus diriku dihidupmu”

:) :) :)

Feb 23

Kenapa kita menutup mata ketika kita tidur?
ketika kita menangis?
ketika kita membayangkan?
itu karena hal terindah di dunia tidak terlihat
Ketika kita menemukan seseorang yang
keunikannya sejalan dengan kita, kita bergabung
dengannya dan jatuh ke dalam suatu keanehan
serupa yang dinamakan cinta.
Ada hal-hal yang tidak ingin kita lepaskan,
seseorang yang tidak ingin kita tinggalkan,
tapi melepaskan bukan akhir dari dunia,
melainkan suatu awal kehidupan baru,
kebahagiaan ada untuk mereka yang tersakiti,
mereka yang telah dan tengah mencari dan
mereka yang telah mencoba.
karena merekalah yang bisa menghargai betapa
pentingnya orang yang telah menyentuh kehidupan
mereka.
Cinta yang sebenarnya adalah ketika kamu
menitikan air mata dan masih peduli terhadapnya,
adalah ketika dia tidak memperdulikanmu dan
kamu masih menunggunya dengan setia.
Adalah ketika di mulai mencintai orang lain dan
kamu masih bisa tersenyum dan berkata
” aku turut berbahagia untukmu ”
Apabila cinta tidak bertemu bebaskan dirimu,
biarkan hatimu kembali ke alam bebas lagi.
kau mungkin menyadari, bahwa kamu menemukan
cinta dan kehilangannya, tapi ketika cinta itu mati
kamu tidak perlu mati bersama cinta itu.

Orang yang bahagia bukanlah mereka yang selalu
mendapatkan keinginannya, melainkan mereka
yang tetap bangkit ketika mereka jatuh, entah
bagaimana dalam perjalanan kehidupan.
kamu belajar lebih banyak tentang dirimu sendiri
dan menyadari bahwa penyesalan tidak
seharusnya ada, cintamu akan tetap di hatinya
sebagai penghargaan abadi atas pilihan-pilihan hidup
yang telah kau buat.
Teman sejati, mengerti ketika kamu berkata ” aku lupa ….”
menunggu selamanya ketika kamu berkata ” tunggu sebentar ”
tetap tinggal ketika kamu berkata ” tinggalkan aku sendiri ”
membuka pintu meski kamu belum mengetuk dan
belum berkata ” bolehkah saya masuk ? ”
mencintai juga bukanlah bagaimana kamu
melupakan dia bila ia berbuat kesalahan,
melainkan bagaimana kamu memaafkan.
Bukanlah bagaimana kamu mendengarkan,
melainkan bagaimana kamu mengerti.
bukanlah apa yang kamu lihat, melainkan apa
yang kamu rasa,
bukanlah bagaimana kamu melepaskan melainkan
bagaimana kamu bertahan.
Mungkin akan tiba saatnya di mana kamu harus
berhenti mencintai seseorang, bukan karena orang
itu berhenti mencintai kita melainkan karena kita
menyadari bahwa orang itu akan lebih berbahagia
apabila kita melepaskannya.
Kadangkala, orang yang paling mencintaimu adalah
orang yang tak pernah menyatakan cinta
kepadamu, karena takut kau berpaling dan
memberi jarak, dan bila suatu saat pergi, kau akan
menyadari bahwa dia adalah cinta yang tak kau
sadari

By: Khalil Gibran

Feb 20

Anakmu bukan milikmu.
Mereka putera-puteri Sang Hidup yang rindu pada diri sendiri.
Lewat engkau mereka lahir, namun tidak dari engkau
Mereka ada padamu, tapi bukan hakmu.

Berikan mereka kasih-sayangmu, tapi jangan sodorkan bentuk pikiranmu,
Sebab pada mereka ada alam pikiran tersendiri.
Patut kau berikan rumah untuk raganya, tapi tidak untuk jiwanya,

Sebab jiwa mereka adalah penghuni rumah masa depan.
Yang tiada dapat kau kunjungi, sekalipun dalam impian.

Kau boleh berusaha menyerupai mereka,
Namun jangan membuat mereka menyerupaimu.

Sebab kehidupan tidak pernah berjalan mundur,
Pun tidak tenggelam di masa lampau.

Kaulah busur, dan anak-anakmulah, anak panah yang meluncur.
Sang Pemanah maha tahu sasaran bidikan keabadian,
Dia merentangmu dengan kekuasaan-Nya,
Hingga anak panah itu melesat, jauh serta tepat.

Meliuklah dengan sukacita dalam rentangan tangan Sang Pemanah,
Sebab Dia mengasihi anak panah yang melesat laksana kilat,
Sebagaimana pula dikasihi-Nya busur yang mantap

By : Khalil Gibran

Feb 1

Aku meminta kekuatan kepada Tuhan, agar aku dapat melakukan, aku dijadikan lemah, agar aku dapat dengan rendah hati belajar untuk taat.

Aku meminta kesehatan, agar aku dapat melakukan hal yang lebih besar, aku diberikan kelemahan fisik, agar aku dapat melakukan hal-hal yang lebih baik.

Aku meminta kekayaan, agar aku bisa bahagia, aku diberikan kemiskinan, agar aku menjadi bijaksana.

Aku meminta kekuasaan, agar aku memperoleh pujian manusia, aku dijadikan lemah, agar aku sadar bahwa aku memerlukan Allah.

Aku meminta segala sesuatu, agar aku dapat menikmati hidup, aku diberikan hidup, agar aku dapat menikmati segala sesuatu.

Aku tidak memperoleh sesuatu apapun yang aku minta,- tetapi segala sesuatu yang aku harapkan.

Nyaris segala doa yang tidak ku-ucapkan telah terjawab. aku adalah di antara semua manusia, orang yang paling kaya dengan berkat!

PS : Catatan seorang prajurit di medan tempur

Dec 22

IBU

By : Cella

Ibu, tak bisa di lukiskan kebaikanmu
Ibu, keringat bercucuran untuk merawatku
Penuh kasih sayang dan kerja keras untuk merawatku
Ibu, jika aku marah engkau selalu sabar

Ibu, surga ada ditelapak kakimu
Ibu, engkaulah pahlawanku
Jika aku menangis engkau senantiasa menghiburku
Jika aku takut Eengkau dengan baik hati menemaniku

Ibu, dengan apa kan ku balas ?
Semua yang Ibu beri lebih berarti dari emas
Ibu, aku sayang padamu
Selamat hari Ibu,

——————————-

I love U too

Selamat Hari Ibu

Apr 5

Bila cinta memanggilmu, turutlah bersamanya. Kendati jalan yang mesti engkau lalui sangat keras dan terjal. Ketika sayap-sayapnya merangkulmu, maka berserah dirilah padanya. Sekalipun pedang-pedang yang bersemayam di balik sayap-sayap itu mungkin akan melukaimu. Ketika ia bertutur kepadamu, maka percayalah padanya. Walaupun suaranya akan memporak porandakan mimpi-mimpimu laksana angin utara yang meluluh-lantakkan tetanaman

Cinta akan memahkotai dan menyalibmu. Menyuburkan dan mematikanmu. Membumbungkanmu terbang tinggi, mengelus pucuk-pucuk rerantinganmu yang lentik dan menerbangkanmu ke wajah matahari. Namun cinta juga akan mencekik dan menguruk-uruk akar-akarmu sampai tercabut dari perut bumi

Serupa dengan sekantong gandum, cinta menyatukan dirimu dengan dirinya. Meloloskanmu sampai engkau bugil bulat. Mengulitimu sampai engkau terlepas dari kulit luarmu. Melumatmu untuk memutihkanmu. Meremukkanmu sampai engkau menjelma liat.

Lantas,

Cinta akan membopongmu ke kobaran api cusinya. Sasampai engkau berubah menjadi roti yang disuguhkan dalam suatu jamuan agung kepada Tuhan

Cinta melakukan semua itu hanya untukmu sampai engkau berhasil menguak rahasia hatimu sendiri. Agar dalam pengertian itu engkau sanggup menjadi bagian dari kehidupan. Jangan sekali-kali engkau ijinkan ketakutan bersemayam di hatimu. Supaya engkau tidak memperbudak cinta hanya demi meraup kesenangan. Sebab memang akan jauh lebih mulia bagimu. ntuk segera menutupi aurat bugilmu dan meninggalkan altar pemujaan cinta. Memasuki alam yang tak mengenal musim. Yang akan membuatmu bebas tersenyum, tawa yang bukan bahak, hingga engkau pun akan menangis, air mata yang bukan tangisan

Cinta takkan pernah menganugerahkan apa pun kecuali wujudnya sendiri
Dan tidak sekali-kali menuntut apapun kecuali wujudnya sendiri itu pula Cinta tidak pernah menguasai dan tidak pernah dikuasai Lantaran cinta terlahir hanya demi cinta

Manakala engkau bercinta, jangan pernah engkau tuturkan, “Tuhan bersemayam di dalam lubuk hatiku”. Namun ucapkanlah, “Aku tengah bersemayam di lubuk hati Tuhan”. Jangan pula engkau mengira bahwa engkau mampu menciptakan jalanmu sendiri Sebab hanya dengan seijin cintalah jalanmu akan terkuak

Cinta tidak pernah mengambisikan apapun kecuali pemuasan dirinya sendiri Tetapi bila engkau mencintai dan terpaksa mesti menyimpan hasrat, maka jadikanlah hasratmu seperti ini:

Melumatkan diri dan menjelma anak-anak sungai yang gemericik mengumandangkan tembang ke ranjang malam Memahami nyerinya rasa kelembutan Berdarah oleh pandanganmu sendiri terhadap cinta Menanggung luka dengan hati yang penuh tulus nan bahagia Bahagia dikala fajar dengan hati mengepakkan sayap-sayap Dan melambaikan rasa syukur untuk limpahan hari yang berbalur cinta Merenungkan muara-muara cinta sambil beristirahat di siang hari. Dan kembali dikala senja dengan puja yang menyesaki rongga hati

Lantas,

Engkaupun berangkat ke peraduanmu dengan secarik doa Yang disulurkan kepada sang tercinta di dalam hatimu Yang diiringi seuntai irama pujian yang meriasi bibirmu…

~ Kahlil Gibran ~

Mar 31

Mencintai Yang Tidak Sempurna

Ketika kita berada di tempat pada saat yang tepat, itulah kesempatan.

Ketika kita bertemu dengan seseorang yang membuatmu tertarik, itu bukan
pilihan, itu kesempatan.

Bertemu dalam suatu peristiwa bukanlah pilihan, itupun adalah kesempatan.

Bila kita memutuskan untuk mencintai orang tersebut, Bahkan dengan segala kekurangannya, itu bukan kesempatan, itu adalah pilihan.

Ketika kita memilih bersama dengan seseorang walaupun apapun yang terjadi, itu adalah pilihan.

Bahkan ketika kita menyadari bahwa masih banyak orang lain yang lebih menarik, lebih pandai, lebih kaya daripada pasanganmu dan tetap memilih untuk mencintainya, itulah pilihan.

Perasaan cinta, simpatik, tertarik, datang bagai kesempatan pada kita.Tetapi cinta sejati yang abadi adalah pilihan. Pilihan yang kita lakukan.

Berbicara tentang pasangan jiwa, ada suatu kutipan dari film yang mungkin sangat tepat : “Nasib membawa kita bersama, tetapi tetap bergantung pada kita bagaimana membuat semuanya berhasil”

Pasangan jiwa bisa benar-benar ada. Dan bahkan sangat mungkin ada seseorang yang diciptakan hanya untukmu. Tetapi tetap berpulang padamu

Untuk melakukan pilihan apakah engkau ingin Melakukan sesuatu untuk mendapatkannya, atau tidak…

Kita mungkin kebetulan bertemu pasangan jiwa kita, Tetapi mencintai dan tetap bersama pasangan jiwa kita adalah pilihan yang harus kita lakukan.

Kita ada di dunia bukan untuk mencari seseorang yang sempurna untuk dicintai TETAPI untuk belajar mencintai orang yang tidak sempurna dengan cara yang sempurna.

Dari kalimat di atas aku belajar dari kata Sempurna’

Tadinya, aku berfikir doi adalah orang yang paling sempurna, bagiku’. Ternyata dengan seiring waktu dan perjalanan hubungan kami, menurutku banyak hal yang tidak kudapati pada diri doi sesuai dengan segala kemauanku dan semuanya itu Jauhhh,… dari sempurna, sering kami bertengkar, adu argumentasi, salah paham, saling curiga dan cemburu, serta masih banyak lagi perbedaan di antara kami.

Namun hal tersebut tidak menyurutkan langkahku untuk terus mengasihinya,.

Aku Berharap’

Â