Apr 16

KAHLIL GIBRAN

KAHLIL GIBRAN

“Ketika kau mencintai, janganlah berkata ” Tuhan ada dalam hatiku, “berkatalah, “Aku ada di hati Tuhan.” Karena Cinta Tidak Cukup Hanya Untuk Cinta.

Tau docg punjaga yg satu ini’ siapa lagi kalau bukan Kahlil Gibran, emang aku baru selesai baca buku nya dan cukup bagus untuk yg satu ini selain dari dulu aku baca setiap kumpulan syair dan puisinya dalam satu tema atau judul dalam satu buku, nach kalau buku yg satu ini sekumpulan beberapa syair-syair cintanya jadi satu meskipun ga’ lengkap banget tapi cukup bagus lah”

Sedikit mahal sich untuk ukuran buku disini dengan harga 120.000 tapi ga’ apalah buat nambah-nambah koleksi’ emmmm”

Mar 5
by HANDAKA VIJJANANDA

by HANDAKA VIJJANANDA

Hari selasa kemarin tepatnya tanggal 3 aku pergi ke mall depan rumah karena kebetulan depan rumahku memang ada mall lengkap juga sich’ apa ajah juga ada’ terus aku ke gramedia biasalah iseng cari-cari buku apa yg lagi ngetop sekarang ini, ternyata masih juga buku-buku novel atau fiksi’ entahlah apa karena aku juga bosan akan buku-buku tersebut aku melihat satu buku di rak pengembangan diri’ yg berjudul illuminata dan ternyata buku ini cukup penuh inspirasi sekali dimana dengan sampul buku yg bagus dan cukup menarik ditambah dengan bonus cd permainan gitar dari Jubing Kristianto dan buku ini ga rugi meskipun harga nya 111.000 mahal bo”’ tapi ga apalah sepadan dengan isi dan sampul buku tersebut.

Dan buku tersebut diatas aku referensikan buat kalian semua, okey isinya”

Jan 14
lolita

lolita

Pernah mendengar istilah Lolita atau Lolita Syndrome? Istilah Lolita menggambarkan tentang perempuan muda yang dewasa/matang secara seksual sebelum waktunya Sedangkan Lolita Syndrome adalah keadaan di mana seorang dewasa, umumnya lelaki, tertarik secara seksual kepada anak-anak pada masa pubernya; kondisi ini juga disebut efebofilia. Kedua istilah ini muncul dari dua karakter utama novel Lolita, novel kontroversial yang ditulis oleh penulis berdarah Rusia, Vladimir Nabokov (1899-1977).

Novel ini pertama kali diterbitkan di Paris pada tahun 1955 karena tidak ada penerbit Amerika yang mau menerbitkannya. Ketika akhirnya diterbitkan di Amerika (1958), Lolita masuk daftar bestseller, menjadi novel pertama sejak Gone with the Wind yang terjual 100 ribu kopi dalam 3 minggu pertama diterbitkan.

Kisah dalam novel ini merupakan pengakuan seorang laki-laki efebofil yang namanya disembunyikan di balik pseudonim Humbert Humbert. Ia menulis dalam bentuk memoar yang mengungkapkan latar belakang kejahatan yang dia lakukan dan sempat menghiasi koran-koran pada bulan September 1952.

Tulisan Humbert Humbert ini awalnya berjudul Lolita, atau Pengakuan Seorang Duda (Lolita, or The Confessions of a White Widowed Male). Setelah Humbert meninggal, pengacaranya membawa memoarnya kepada seorang editor peraih penghargaan kemudian diterbitkan sebagai buku dengan judul Lolita.

Humbert Humbert lahir di Paris dan tumbuh di Riviera. Di sana dia bertemu Annabel Leigh, bocah perempuan cantik yang lebih muda beberapa bulan darinya. Cinta monyet mereka kandas karena Annabel meninggal dunia akibat tifus 4 bulan setelah pertemuan mereka. Menurut Humbert, pengalaman cinta yang gagal dengan Annabel telah menciptakan ketertarikannya pada gadis-gadis muda berusia antara 9 sampai 14 tahun yang disebutnya sebagai nymphet (peri asmara).

Dua puluh empat tahun setelah pertemuannya dengan Annabel dia berjumpa dengan peri asmara berusia 12 tahun, Dolores.

Pernikahan Humbert Humbert dengan perempuan bernama Valeria yang mengalami kegagalan ternyata tidak bisa menepis selera ganjilnya pada gadis-gadis kecil. Dia pindah ke Amerika untuk bekerja, tetapi penyakit yang menyerangnya secara tak terduga meretas jalan ke rumah seorang janda bernama Charlotte Haze. Dalam sebuah rumah di Ramsdale, New England, ini Humbert menemukan peri asmara yang membuat dirinya mabuk kepayang.

“Dia adalah Lo yang biasa-biasa saja di pagi hari, setinggi seratus lima puluh senti, mengenakan sebelah kaus kaki. Dia adalah Lola saat mengenakan celana panjang longgar. Dia adalah Dolly di sekolah. Dia adalah Dolores pada data isian bertitik-titik. Namun, dalam pelukanku dia adalah Lolita,” demikian ungkap Humbert (hlm.15) mengenai kekasih kecilnya.

Bagi Humbert, Lolita adalah titisan Annabel, tak bakal ada Lolita jika ia tidak pernah jatuh cinta pada Annabel di masa kecilnya. Pesona Lolita berhasil menahan Humbert di Ramsdale ketika lelaki setengah baya ini berniat meninggalkan kota kecil itu. Tetapi, untuk meraih si gadis kenes pembangkang ke dalam pelukannya, ternyata tidak gampang. Untuk itu Humbert terpaksa menikahi ibu si peri asmara yang sangat egois. Karena jika tidak, Humbert harus meninggalkan keluarga Haze.

Ada keinginan yang menggoda Humbert untuk mencelakakan Charlotte demi meraih putrinya. Tetapi sebelum niat itu menjadi tindakan, Charlotte tewas dalam sebuah kecelakaan setelah mengetahui kalau Humbert tidak mencintai dirinya dan menginginkan tubuh putrinya.

Peluang terbuka bagi Humbert. Dia meninggalkan Ramsdale, menjemput Lolita di perkemahan musim panas. Dia mengatakan pada Lolita jika Charlotte sedang sakit. Kebohongannya tidak sempat menua. Ketika Lolita tahu, tak ada pilihan lain, dara kecil ini terpaksa mengikuti Humbert menjelajahi berbagai negara bagian. Dalam perjalanan yang memakan waktu ini Humbert akhirnya bisa mereguk kenikmatan dari tubuh molek si peri asmara. Kendati menemukan dirinya bukan lelaki pertama yang menjelajahi tubuh Lolita (Lolita telah melakukan hubungan seks dengan teman sekolahnya), Humbert tidak berniat melepaskan Lolita dan meninggalkan dirinya sendiri. Bahkan pada saat-saat Lolita menghilang dalam waktu-waktu tertentu, Humbert menjadi lelaki tua pencemburu.

Humbert tidak pernah menduga cinta dan kemanjaan yang ia berikan pada putri tirinya hanya bertepuk sebelah tangan. Lolita tidak mencintainya. Lolita jatuh cinta kepada seorang lelaki yang diam-diam membayang-bayangi perjalanan mereka, seorang lelaki pedofil yang berniat mendapuk Lolita sebagai bintang film pornonya. Hingga suatu hari, Lolita meninggalkan Humbert tanpa pamit.

Pertanyaannya, apakah Humbert masih akan bertemu lagi dengan Lolita sebelum dia meninggal? Tindakan kejahatan apa lagi yang dilakukan Humbert hingga dia dijebloskan dalam tahanan, tempat dia menuliskan memoarnya ini? Bagian-bagian terakhir novel akan mengungkap segalanya dengan tuntas dan tidak terduga. Humbert tidak pernah tahu, harapannya yang berhubungan dengan penerbitan memoarnya sebagai buku (hlm. 524) telah bisa dilakukan hanya sebulah setelah dia meninggal. Hal itu berhubungan dengan meninggalnya Nyonya “Richard F. Schiller” saat melahirkan seorang bayi perempuan Natal 1952 (hlm. 8,9).

Novel Lolita merupakan sukses monumental yang mengubah kehidupan Vladimir Nabokov. Kesuksesan Lolita membuat Vladimir meninggalkan pekerjaannya sebagai dosen di beberapa universitas Amerika dan hidup sepenuhnya sebagai penulis yang mengantarnya menjadi empu novel dunia, baik dalam sastra berbahasa Rusia maupun Inggris. Sejumlah karyanya yang ditulis dalam bahasa Inggris dialihkannya ke dalam bahasa Rusia, termasuk Lolita yang oleh majalah internasional Time dinobatkan sebagai salah satu karya sastra dunia paling berpengaruh di abad ke-20. Sampai saat ini, Lolita telah dua kali difilmkan; tahun 1962 oleh Stanley Kubrick dan tahun 1997 oleh Adrian Lyne.

Lolita adalah ‘novel indah yang abadi’, demikian pernyataan di sampul belakang novel edisi Indonesia terbitan Serambi. Cap abadi memang pantas melekati novel ini. Hingga kini Lolita masih terus menjadi bahan perbincangan dan menjadi buku laris di berbagai negara. Julukan novel yang indah sangat layak ditempelkan ke novel ini. Lolita memang ditulis dengan indah menggunakan kalimat-kalimat dengan pilihan kata yang memikat yang di banyak tempat terasa lezat nuansa puitisnya. Kalimat-kalimat berbahasa Prancis tampaknya memang disengaja. Humbert Humbert lahir dan besar di Prancis sehingga tidak aneh jika sesekali ia menginsersi bahasa yang ia kuasai dalam memoarnya.

Pada masanya, tema yang diusung Nabokov memang tergolong kontroversial. Tetapi tema seorang laki-laki dewasa yang terobsesi dengan seorang gadis remaja bukanlah tema baru baginya. Dia pernah menuliskan tema ini dalam karyanya yang lain. Sebelum novel ini terbit, seperti disinggung Nabokov dalam novel, pernah terjadi kasus yang mirip pada tahun 1948 (hlm. 494). Sally Horner, gadis 11 tahun, diculik oleh seorang montir berusia 50 tahun bernama Frank La Salle. Sally Horner dibawa berkelana selama 21 bulan dan diyakini melakukan hubungan seks dengan La Salle. Jadi, sejatinya novel ini bukanlah novel fantasi untuk mendorong hawa hafsu lelaki setengah baya terhadap gadis-gadis usia 9-14 tahun. Selain tidak ada penggambaran hubungan seks yang intensif dan blak-blakan yang tidak senonoh, Nabokov hanya membeberkan kenyataan yang bisa terjadi dalam kehidupan manusia. Sekarang penerimaan terhadap novel ini tentu saja menjadi hal yang biasa. Bukankah berita lelaki setengah baya yang terpikat gadis-gadis remaja terdengar familier di telinga kita? Kasus yang melibatkan lelaki setengah baya dengan gadis-gadis usia peri asmata bukan kasus baru di Indonesia. Dalam kehidupan kita saat ini, bukan hal yang sukar untuk menemukan manusia jenis Humbert Humbert dan Lolita.

Dilihat dari isinya, Lolita bisa disebut sebagai novel komedi tragis. Meski kisah birahi seorang lelaki setengah baya yang meledak-ledak kepada seorang gadis puber terkesan menggelikan, novel ini hadir kuat sebagai novel kelam. Jalan hidup yang ditempuh Lolita sebelum dan setelah lepas dari Humbert Humbert adalah jalan hidup yang kelabu, dan tindakan keras yang diambil Humbert Humber dengan pistol di tangannya adalah pilihan mengundang petaka. Tidak ada yang berbahagia di penghujung novel yang rawan. Meski harus diakui, tindakan Humbert mengindikasikan jenis kekuatan cinta yang bisa sangat menyentuh dalam hidup manusia kendati itu cinta terlarang.

Setelah usai membaca novel ini, karakter Humbert Humbert dan Lolita masih terasa hidup dalam jiwa saya. Begitu indah dan begitu intensnya sang novelis menganyam kata dan kisah sehingga kehidupan mereka masih membekas bahkan setelah kisah berakhir.

Pengalaman membaca yang mengesankan, untuk edisi Indonesia, sudah pasti sangat ditentukan oleh kepiawaian penerjemahnya. Saya kira, Anton Kurnia bisa dikatakan sangat berhasil dengan karya terjemahannya ini. Ia sukses membawa novel berusia 50 tahun lebih ini dalam bahasa Indonesia yang hidup, cantik, dan terasa baru. Penerjemah yang juga seorang cerpenis, esais, dan editor ini antara lain telah menghasilkan novel terjemahan seperti Harun dan Lautan Dongeng (Salman Rushdie, 2002), Les Miserables (Victor Hugo, 2006), dan Seorang Sultan di Palermo (Tariq Ali, 2007; bersama istrinya Atta Verin)

Tentu saja tidak ada orang tua yang menginginkan pengalaman Lolita dialami salah satu anggota keluarganya. Apa yang terjadi antara Lolita dan Humbert Humbert bukanlah teladan yang baik. Tetapi, kenapa kisah ini mesti dituliskan? ‘“Lolita” seharusnya membuat kita semua –para orangtua, pekerja sosial, pendidik- meningkatkan wawasan dan kewaspadaan dalam menunaikan tugas membesarkan generasi yang lebih baik dalam sebuah dunia yang lebih aman’, demikian penjelasan John Ray, si penyunting memoar Humbert Humbert (hlm. 11). Karena, “Bocah pembangkang, ibu yang egois, maniak yang penuh nafsu –semua ini bukan hanya tokoh-tokoh yang kuat dalam sebuah kisah yang unik: mereka memperingatkan kita terhadap kecenderungan-kecenderungan yang berbahaya, mereka menunjukkan kejahatan-kejahatan yang mungkin terjadi.” (hlm. 11).

Lima puluh tahun lebih telah berlalu sejak Lolita pertama kali diterbitkan, tetapi ternyata waktu telah kekal mengawetkan keindahan novel ini. Bacalah, saya merekomendasikan novel ini bagi yang belum pernah membacanya! dan saya sendiri sudah membacanya dari tahun lalu,.

Dec 26
Buddha

Buddha

Membaca buku ini sebenarnya sudah selesai kapan bulan dech’ meskipun awal membaca sempet rada ga’ yakin   dengan pemikiran bahwa Deepak Chopra bakal susah dimengerti isi bukunya..tapi ternyata nggak susah sama sekali…covernya minimalis, judulnya minimalis, kalimat-kalimat di dalamnya juga minimalis tapi dalam maknanya.

Berkisah tentang awal kehidupan Siddhartha, yang terlahir sebagai pangeran, ibunya, Ratu Maya, meninggal tak lama setelah melahirkan Siddhartha. Ayah Siddharta, Raja Suddhodana, diberitahu oleh seorang peramal bernama Asita, bahwa anaknya ini tidak akan menjadi penguasa kerajaan, melainkan lebih memilih jalan takdirnya yang lain, menguasai dirinya sendiri menjadi pertapa sampai menjadi Buddha.

Suddodhana yang tidak terima atas ramalan ini, bertekad keras dengan cara-caranya sendiri, untuk mengungkung dan mendidik Siddharta agar menjadi sosok penguasa sesuai yang diinginkannya. menurut sang peramal agar Siddharta tidak melihat 4 macam peristiwa yaitu orang tua, orang sakit, orang mati, pertapa. dan karenanya Siddharta tidak boleh keluar sama sekali dari istana, tidak diijinkan melihat penderitaan, kemiskinan, dll. Namun seiring berjalannya waktu, dan si setan Mara yang tak bosan-bosannya mengganggu Siddhartha, baik lewat penampakan-penampakan maupun melalui sepupu sekaligus rival utama Siddharta, bernama Devadatta, juga tekanan terus menerus dari ayahnya, menjadikan Siddhartha ingin lepas dari segala kondisi yang menghimpitnya selama ini. Ia ingin menentukan nasibnya sendiri, akhirnya ia berhasil melarikan diri dari istana, meninggalkan istri dan anaknya, menjalani kehidupan sebagai pertapa untuk mencari pencerahan batin.

Berganti nama menjadi Gautama, ia berkeliling dari satu tempat ke tempat yang lain, bertemu dan berguru pada orang-orang yang dikiranya, bisa memberikan jawaban atas apa yang dicarinya selama ini, namun ternyata semuanya nihil, tidak menghasilkan apa-apa, malah menjadikannya semakin kabur dan tak yakin akan segala sesuatu yang dipercayainya selama ini.. Hampir saja menyerah, setelah satu demi satu pertapa yang mengikutinya juga mulai meninggalkannya, namun pada akhirnya ia berhasil mencapai kebebasan jiwa, mengalahkan sang Setan, berhasil melepaskan diri dari nafsu-nafsu dunia, sekaligus bermetamorfosis sebagai sang Buddha.

Di epilog buku ini juga dituliskan tentang 8 jalan utama yang menjadi poros ajaran Buddhisme, juga ada ringkasan tentang “seni tidak berbuat”, pedoman praktis agama Buddha.

Judul Buku : Buddha

Pengarang : Deepak Chopra

Penerbit : Gramedia Pustaka Utama, April 2008

Jumlah Hal : 400 hal.

Dec 17

SURAT UNTUK TUHAN

Umumnya orang berkomunikasi dengan Tuhan lewat cara berdoa, tetapi masyarakat di Yerusalem mempunyai cara yang berbeda. Mereka lebih suka menyampaikan permohonannya dengan mengirim surat kepada Tuhan.

Di Yerusalem, Tuhan memiliki kotak pos dan alamatnya sendiri. Ribuan orang di sana, tiap tahunnya selalu mengirimkan surat kepada Tuhan yang berisikan permohonan.

Mereka hanya perlu menuliskan permintaannya dan mengirimkannya dalam sebuah amplop yang bertuliskan : “To God, Jerusalem”.

Para petugas pos yang menerima surat itu mempunyai wewenang membuka amplop yang ditujukan untuk Tuhan. Mereka kemudian menggulung surat-surat berisi doa tersebut, sebelum memasukannya ke rekahan Tembok Ratapan (Wailing Wall) di Kota Suci Yerusalem. Tembok Ratapan atau dalam bahasa Ibrani disebut Kotel, merupakan tempat yang sangat disucikan oleh bangsa Yahudi.

Menurut Kepala kantor Pos, Avi Yaniv, petugasnya sering menerima surat yang ditujukan kepada Tuhan. Tapi karena tidak tahu harus mengirimkannya kemana, maka petugas pos memasukan surat-surat itu ke dalam Tembok Ratapan.

Meskipun banyak juga surat yang ditujukan kepada Yesus dan Bunda Maria. Namun Rabbi di Yerusalem menetapkan hanya surat yang ditujukan kepada Tuhan yang akan disampaikan.

Isi surat mereka bermacam-macam, ada yang yang memohon agar Ia memenangkan sebuah undian berhadiah, ada pula yang minta dijadikan seorang artis tenar di Hollywood. Dari ribuan surat yang mereka terima, umumnya memang berisi permintaan kepada Tuhan. Tetapi bulan lalu, petugas kantor pos dibuat terkesima dengan sebuah surat yang tidak berisi permintaan apapun. Surat itu hanya menuliskan ucapan terima kasih.

“Mereka meminta banyak hal kepada Tuhan. Tetapi bulan lalu saya menemukan sebuah surat dari seseorang yang tidak meminta apapun. Ia hanya mengucapkan terima kasih kepada Tuhan karena telah memberinya seorang istri yang baik, rumah yang indah dan karier yang bagus,” ucap Avi Yaniv.

by : Conectique.com

Nov 28

Sering kali aku selalu selisih paham dan beda pendapat dengan doi, dalam banyak hal kami sangat tidak cocok dan terkadang sudut pandang kita benar-benar beda dalam menyikapi sebuah masalah.

Apa lagi sifat doi yg tidak pernah mau dan tidak suka aku kritik, aneh memang jika aku yg mengkritik, doi sangat tidak suka dan sering kali marah menurut doi lebih suka jika orang lain yg mengkritik dia, dari pada aku. aneh kan ???

Dimana-mana juga seharusnya orang yg paling dekat dengan kita lah yg seharusnya memberikan komentar kepada kita supaya sebelum kita di persalahkan dan dikritik orang lain minimal kita sendiri sudah belajar untuk lebih baik.

Wach pokoknya doi aneh dech mudah marah dan tersinggung membuat aku ingin menyerah saja karena karakter kami berdua memang beda dan sangat jauh perbeda, meskipun doi sering kali menasehatiku dengan berkata “justru karena perbedaan itu lah kita harus saling mengisi satu dengan yg lainnya”. Tapi menurutku ga gampang, dalam prakteknya doi malahan cepat sekali emosi dan meledak-ledak, uhhhh

Ini membuat aku tersadarkan bahwa sebenarnya selama ini kita hanya bisa mempelajari apa yg kita sukai saja dan ini adalah sebuah kekeliruan yg sangat besar, sebagai contoh seorang penyanyi yg berbakat mereka akan menghabiskan banyak waktu untuk belajar dan mendalami seni vocal tanpa jemu dan berbagai bentuk entertainment lain seperti musik, seni tari, teater bahkan lawak.
Sepertinya hal bakat dan seni demikian pula dengan ilmu pengetahuan.
kita merasa lebih giat dan lebih tekun untuk mempelajari apa yg menjadi minat dan bakat kita. Sehingga sering kita merasa malas dan bosan untuk hal-hal yg tidak kita disukai. apakah doi demikian juga ?? ahhh

Namun sebenarnya tidak lah harus demikian, justru kita bisa belajar banyak dari hal-hal yg kurang dan tidak kita sukai. Hal-hal apa sajakah itu ? kita kurang suka dikritik ini doi banget, kurang suka repot ini juga doi banget juga yg super cuek, kurang suka masalah doi yg diam tapi kalau lagi marah ihhhh serem. Kita tidak suka kegagalan, tidak suka ditipu, tidak suka direndahkan ini juga doi banget yg maunya selalu dihormati harga diri katanya’, tidak suka difitnah, tidak suka diabaikan, dan masih banyak hal “tidak suka” lainnya.

Mungkin sedikit beda dengan hoby dan bakat, namun respons dan sikap yg benar ketika menghadapi hal-hal yg tidak kita sukai membuat kita semakin dewasa seharusnya doi demikian juga. Menjadi lebih kaya dengan hikmat dan karakter yg unggul. Coba doi memahami arti dari semua ketidak enakkan dan ketidak nyamanan dari kritikanku padanya, itu semua agar berjalan dengan baik, paham ga sichh ???
Karena itu doi yg sulit menerima atau bahkan tidak tahan terhadap kritik, apa lagi respons yg timbul saat dikritik biasanya bersifat pembelaan atau pembenaran diri, mengapa doi berbuat demikian ? terkadang sebaliknya doi memang sangat pintar karena sering kali kritikanku menjadi senjata tuan buat ku sendiri dan seolah-olah disirimkan kewajahku, emmmm…uhhhh,.

Mungkin juga karena doi sedari kecil terbiasa takut dipersalahkan anak bungsu gitu loch, tidak ingin menjadi kambing hitam dan tumpuan kesalahan biasalah dimanja. Karena doi merasa dihakimi, ditolak aku banget, dan dikucilkan.

Seharusnya kita berdua memiliki sikap yg baik supaya kita sama-sama mampu menghadapi kritik secara positif dan benar. Karena kritik merupakan evaluasi dan peluang untuk menjadi lebih baik lagi.

Karena kehidupan merupakan suatu proses peningkatan dan pembelajaran. Tidak cukup hanya sekedar bertambahnya usia seperti senjatanya doi yg membandingkannya padaku. tapi bagaimana berjuang agar harkat dan hikmat kita pun tetap mengalami pertumbuhan.

Kritik merupakan evaluasi dan peluang untuk menjadi lebih baik lagi

Nach itu lah yg sebenarnya aku mau dari doi, yaitu kita berdua sama-sama belajar untuk hidup dengan bersikap lebih baik lagi, so’ga usah marah-marah dan selalu ga mau terima jika aku kritik demi kebaikan doi, dan janganlah bersifat posesif docg sayang!!! terutama padaku dan pada hubungan kita.

Perbedaan itu memang indah, namun dibutuhkan jiwa yg besar karena kecerdikan harus disertai dengan ketulusan agar menghasilkan kebijakan.

Supaya doi lebih bijaksana dan dewasa, ok? Sehingga janganlah kedewasaan diukur dengan usia, ga nyambung dech!!! Namun demikian tiap kesalahan pasti memiliki pintu kesempatan untuk memperbaikinya,.

Baiklah doi jangan lagi melakukan pembelaan jika aku kritik yachhh??? emmmm…mmmm

BOOK ” SUCCESS through CHARACTER ” by Jakoep Ezra

Nov 18

Wach buku ini gw hadiahkan untuk teman baru gw Nani dengan segala uapayanya teruslah berjuang jika masih dirasa mampu, dan kuatkanlah jika terus di pertahankan dibutuhkan pengorbanan yg sangat, sangat, sangat besar,.

Atas nama cinta jangan pernah berharap dengan menikah dapat merubah sifat, watak dan kebiasaan seseorang meskipun km sangat cintai, dan ini lah kasalahan yg terbesar dalam setiap hubungan selalu saja berharap bahwa dengan pernikahan segalanya akan menjadi baik dan tidak mudah dalam sekejap dapat merubah segalanya di butuhkan kebesaran jiwa untuk terus memberi kasih dan memaafkan terus menerus serta pengampunan tiada batasnya,.

P.S

” Seorang perempuan mengawini seorang pria dengan penuh harapan bahwa pada suatu ketika pria pilihannya akan berubah, dan Seorang pria mengawini seorang perempuan dan berharap ia tak pernah berubah. Karena itu keduanya kecewa “

apapun keputusanmu itu yg terbaik teman,.

Oct 18

Menurut ku buku yang satu ini yaitu Get A life tidak jauh berbeda atau lebih simple dari pada buku yg terdahulunya yaitu The Purpose Driven Life sama-sama tujuan hidup dan penciptaan kita hidup di dunia ini.

Sesungguhnya adalah kita tidak minta untuk dilahirkan dan kita tidak mempunyai pilihan ketika saatnya nanti kita mati, tetapi kita dapat memilih apakah kita akan hidup atau tidak! jadi, gapailah kehidupan.

Karena Tuhan menciptakan masing-masing dari kita sebagaimana manusia yg special, unik dan tidak ada yg sama, tentunya dalam penciptaan-Nya masing-masing dari kita mempunyai tujuan dan dalam rencana-Nya.

Kita tidak mengarang misi hidup kita, kita harus menemukannya! ketika kita mengadaptasi pandangan ini, hidup menjadi perjalanan untuk menemukan, sebuah petualangan untuk masuk ke dalam arti dan misi dari hidupmu,.

yang pastinya setiap kehidupan kita ini memiliki tujuan dan Tuhan sendiri sedang bekerja di dalam tujuan hidup kita ini.

Buku yg sangat layak untuk di baca dan di renungkan, IT’S ALL ABOUT YOU

Oct 4

Ketika 2 hari ini masalah memuncak dan terus ada di puncak masalah yang selama ini aku hadapi, hanya bisa menangis dan tersedu-sedu di sudut ruangan kamar kerja ku dan justru semua tangisan yang tumpah semakin membuat masalah terus berputar-putar diatas kepalaku dan apakah semua ini dengan menangis mampu menyelesaikan masalah yang ada?

Namun, dengan menangis sedikit tidaknya sudah dapat melegakan dan memberikan nafas untuk dada yang sesak ini, siapakah yang perduli denag semua masalahku?, dan siapakah yang mau menolong ataupun berbagi cerita terus menerus, “bosan” pastinya yang mendengarkannya juga yang itu-itu ajah’

Adakah arti dari pada “kebahagiaan” dan dengan semua masalah yaang menghimpit terus aku mencoba untuk bertahan hidup meskipun tidak lagi ada tujuan dalam mencari kebahagiaan, anehh itulah yang aku rasakan, kebahagiaan kok dicari? seharusnya kebahagiaan itu kita ciptakan.

Bagaimana caranya kita harus bahagia dan apakah tujuan kebahagiaan tersebut tentunya setiap masing-masing individu berbeda, definisi kata bahagia saja berbeda pada setiap orang.

Dengan membaca buku nya ” Chuck Spezzano “ berjudul ” 50 Ways To Let Go And Be Happy ” semakin aku paham dan sedikit tidaknya aku mengerti apa yang harus di usahakan termasuk menyelesaikan semua masalah yang ada bukannya justru berlari dan tidak mau menghadapi.

BERKOMITMENLAH PADA KEBAHAGIAAN

Dan jangan pernah tidak merasa bahagia atas apapun hidup ini, karena kebahagiaan merupakan tujuan. oleh karena itu supaya bahagai lepaskan lah jangan pernah menyimpan benci, dendam, sakit hati dan sekecil apapun duri didalam hidup ini. karena memaafkan adalah sebagian bentuk melepaskan.

Semua hal yang terjadi mendatangkan kebaikan, karena pengalaman yang kita dapatkan dalam kehidupan begitu tergantung pada sikap kita dan apa yang terutama kita kehendaki dan kita pilih. pilih terus tinggal dengan menghadapi masalah yang ada akhirnya kita mampu dan kuat serta tau jalan keluarnya, jangan berlari dari masalah justru tidak akan menyelesaikan semua ujian kenaikan kelas kita dalam hidup ini.

Jadi buanglah ego dan terus berdoa.

Menangis???? tergantung!!! sah-sah ajah’ menurutku,.