
Kolose 1 : 3-14
“Kami meminta, supaya kamu menerima segala hikmat dan pengertian yang benar,
untuk mengetahui kehendak Tuhan dengan sempurna. (kolose 1:9)”
Suatu hari seorang Jenderal yang bertugas di lapangan mendatangi Napoleon.
sebagai pemimpin yang baik, Napoleon mendengarkan semua cerita yang di
beberkan oleh sang jenderal itu secara mendetail. Jenderal tersebut membawa
berita-berita kemenangan yang telah pernah diraih pasukan yang dipimpinnya.
Ia menghabiskan waktu berjam-jam dihadapan Napoleon untuk membanggakan apa
yang telah dicapainya bersama pasukannya. Napoleon hanya mendengar dan tidak
memberikan komentar apa-apa. Si jenderal menjadi kecewa karena tidak mendapat
pujian dari pimpinannya. Kemudian jenderal itu mengulangi cerita yang sama
secara terperinci, tetapi Napoleon hanya menggelengkan kepala lalu berkata
“Jenderal, apa yang akan Anda lakukan untuk hari esok?” Sang jenderal keluar
dengan perasaan malu karena tidak seharusnya Ia terbuai kemenangan masa
lalu.
Pepatah bijak mengatakan bahwa bukan dari kesuksesan seseorang akan belajar
banyak sesuatu tetapi dari sebuah kegagalan. Saya sependapat dengan hal
tersebut karena justru keberhasilan seringkali membuat kita sombong, cepat
berpuas diri dan enggan melangkah lebih jauh lagi karena takut dengan resiko
yang lebih besar. Wajar bila kita merasa bangga dan senang dengan hasil
terbaik yang telah dicapai, tetapi jangan terlena dengan hal itu. Masih
banyak hal-hal luar biasa yang telah Tuhan sediakan di depan sana, jika kita
tidak berdiam diri saja di tempat.
Sahabat Wanita, kemenangan masa lalu hanya akan menjadi sebuah kenangan indah
jika kita tidak menciptakan kemenangan yang lebih besar di hari-hari mendatang.
Jangan berhenti sampai disini, teruslah berlari sampai hari-hari Anda
dipenuhi kemenangan demi kemenangan.
@ TIDAK ADA YANG SALAH DENGAN KESEMPURNAAN
ALKITAB MENGAJARKAN KITA UNTUK MENGEJAR KEHENDAK TUHAN
YANG SEMPURNA @
March 2nd, 2008 at 12:33 am
yup! kegagalan merupakan keberhasilan yang tertunda. kegagalan selalu bisa dijadikan pelajaran agar lebih maju, bukan dijadikan kelemahan. tul kan?
March 2nd, 2008 at 11:29 am
daku hampir terlena ~hikz hikz hikz~