Jun 25

Untuk Siapa

by Shanty Feat Donne

ada hati yang patah dan itu hatiku
rasanya nyawa ini tak ada k’ranamu
keinginan hatiku direpak mataku
sayangnya kau belum juga merasa

reff:
kau pikir aku ada di sini untuk apa
kau kira sejauh ini ku datang untuk siapa
sangat ingin ku katakan ini untukmu

kau pengaruh terpenting di dalam hidupku
entah apa ku juga terpenting bagimu
oh keinginan hatiku, oh di depan mataku
sayangnya kau belum juga merasa

repeat reff

untukmu, untukmu

ini untukmu, untukmu, ooo ooo ooo

repeat reff

kau pikir aku ada di sini untuk apa
kau kira sejauh ini ku datang untuk siapa
kau rasa kulakukan apapun untuk siapa
sangat ingin ku katakan ini untukmu
untukmu, untukmu, ini untukmu

-Lagu nya gw’ bangetttt dech!- ^_^


Jun 11
berilah dengan tulus

berilah dengan tulus

Arti sesungguhnya hidup berkecukupan adalah suatu kehidupan yg senantiasa memberi dan membagikan diri, bukan mengumpulkan dan memiliki bagi diri sendiri.

Makna yg terkandung sesungguhnya begitu dalam ketika malam ini saya mencoba untuk merenungkan arti diatas ini dikarenakan saya sepanjang hari ini merasakan kebosanan yg sangat mendalam, mengeluh kesana kemari memberi taukan kesemua teman bahwa saya be-te habisssss, sudah beberapa teman yg saya curhatin ehhhh…ikutan be-te juga kaliee yach itu teman aku curhatin habis-habisan :)

Dikarenakan bukan hanya satu orang teman saja yg selalu membuat aku susah dan aku merasa direpotkan  salah satunya karena uang di pinjam teman terus teman tersebut pura-pura lupa bahkan sekarang teman tersebut menghilang pindah kontrakan ga tau kemana? bukan hanya itu saja nich Gestanto juga begitu pinjam dvd external notebook ku udah beberapa tahun sampai sekarang juga tidak kembali tadinya hanya untuk menyelesaikan tugas tugasnya uhhhhhhhhhh sebel sampai hari ini nich notebook ga bisa putar cd or dvd kerjaku harus pakai flashdisk, belum lagi teman kantorku Lina yg selalu nebeng mobil aku jika berangkat kerja tapi sama sekali ga pernah share bensin ataupun uang tol dan sebagainya duchh pelit dan kikir banget dech uhhh :) namun begitu pernah aku sekali kerja  nebeng mobil dia aku harus belikan dia bensin, bayar tol dan bayar parkir emmmmmmmmm semakin kesal rasanya.

Namun begitu saya membaca kisah Abraham berlutut diatas bukit moria, seraya memeluk putra tercintanya yg bernama Ishak. saat itu, Allah sedang menguji kesetiaan Abraham yg akan dijadikanNya bapak bangsa. Allah memerintahkan Abraham untuk menyembelih dan mengorbankan Ishak, putra kesayangannya.

Meskipun hatinya sangat sedih namun dengan kepatuhannya, Abraham bersimpuh dan akan segera melaksanakan perintah Allah. Ketika Ia akan menyembelih Ishak, malaikat Tuhan mencegah niat umatNya yg setia itu dan mengganti persembahan Abraham dengan domba jantan.

Ketika Abraham merelakan miliknya yg paling berharga, Ia sadar bahwa yg di milikinya itu adalah titipan Tuhan, dan milik titipan itu sekaligus menjadi ujian apakah kita setia dalam pengelolaannya semua yg kita miliki didunia ini bukanlah milik kita untuk menjadi berkat bagi orang lain dan bukan hanya bagi keuntungan diri kita sendiri saja.

“sesungguhnya adalah suatu kebahagiaan yg sangat berharga ketika memberi dari pada menerima”

Betapa kekesalan dan sakit hati serta rasa kecewa dan tidak rela, telah menyempitkan dan memiskinkan kehidupan rohaniku. bukankah jika aku relakan apa yg sudah aku berikan ini menyatakan bahwa aku berkecukupan? karena jika tidak demikan bagaimana aku bisa membantu mereka dan bukankah sudah selayaknya aku mengucap syukur karena sudah berkecukupan.

Akan hal semua ini aku renungkan dan aku ingat kembali bahwa sudah cukup setiap hari aku bisa makan sedangkan basih banyak orang yg tidak bisa makan, sudah cukup aku tinggal dirumah yg tidak kepanasan dan serta tidak kehujanan dikala turun hujan rumah yg nyaman meskipun tidak terlalu besar, bukankah sudah cukup dapat pergi bekerja tanpa kepanasan, tanpa basah jika hujan turun bahkan tanpa debu dijalannya atau tanpa berdesak-desakan bis kota meskipun mobilku tidak bagus-bagus amat namun aku masih bisa bekerja.

Serta betapa bodohnya aku selama ini, padahal Abraham dan Sang Nabi telah memberikan segala yg ada, hingga tak tersisa apa pun bagi mereka.

Seharusnya aku yg bodoh dan picik ini mengucap syukur. selama ini Tuhan sudah memberkati aku dengan limpahan rezeki, seharusnya aku tidak gelisah, marah-marah, mengeluh karena pinjaman dan pemberian yg tidak seberapa, namun telah turut membuat hati mereka lebih berbunga dan hari mereka lebih berguna.

Seharusnya aku bisa berfikir lebih bijaksana

Jun 11

The Dance Company adalah band yang digawangi oleh :
Ariyo Wahab – Vocal
Pongky Jikustik – Bass
Nugie – Drum
Baim – Gitar

Papa memang harus begini
Sering bikin sakit hati
Papa ga pulang babe
Papa ga bawa uang babe
Papa mungkin seminggu dibali
Nyari panggung sana sini
Papa ga pulang babe
Papa ga bawa uang babe
Bukanlah satu kali
Itu tuntutan profesi
Papa ga pulang babe
Papa ga bawa uang babe
Mama please please dong
Papa sibuk
Papa ga pulang babe
Papa ga bawa uang babe
Pengen kayak Bon Jovi (I’ll be there for you)
Rock star yang sayang istri
Mama aku disini
Memelukmu lagi.. (2x)
Papa memang harus begini
Sering bikin sakit hati
Papa ga pulang babe
Papa ga bawa uang babe
Papa mungkin seminggu dibali
Nyari panggung sana sini
Papa ga pulang babe
Papa ga bawa uang babe
Papa ga pulang
Ga bawa uang

Nich ceritanya tadi pagi lihat di tv seru juga nich band meskipun dengarnya sich sudah lama dari bulan mei tetapi baru bisa benar-benar lihat di tv yach tadi pagi itu, bangun tidur dengan segelas teh manis dan kue yang yummy emmmmmmmmm seru sungguh seru lagu ini, hingga membuat ada yg jealous dan berkata ” uhhh lebih suka yach dengar suaranya ario dari pada denger suaraku “ ha..ha…:) emmmm emang gara-garanya aku bilang kalau aku ngefans sama ario wahab’ ohh jadi berabe dech, tapi benar kan kalau nich lagu asik juga??

Bisa loch di down load gratis disini, soalnya saya juga  tadi pagi down load gratis ehhhh..hhhh :) sing”

Jun 10
ansuransi

ansuransi

Sampai sekarang asuransi masih merupakan perdebatan yang serius dikalangan orang percaya!

Articles diatas memang sudah lama, sering kali saya membaca berulang-ulang ditambah bulan ini ada 4 ansuransi saya yg jatuh tempo pembayarannya berbarengan.

semua nya ini mengingatkan saya pada 7 th yg lalu mungkin waktu itu saya termasuk orang yg pemikirannya sudah maju dalam hal asuransi dikarenakan sedari muda meskipun sekarang juga masih  muda,he..he..he… angerap dechh muda terus’  :)   saya memang suka sekali menabung yg bentuknya asuransi karena saya sangat tau kelemahan saya yg boros sekali dan mudah sekali membeli barang-barang yg kurang berharga lapar mata jika shopping maunya semua dibeli akhirnya setiap bulan terima gaji habis begitu saja, belum lagi hobby saya travelling jalan-jalan kemana saja, ketempat tempat yg tentunya belum pernah saya kunjungi.

Asuransi pertama yg saya miliki adalah asuransi dana pensiun waktu itu pertimbangannya adalah  dikarenakan saya kerja nya di swasta tentunya saya tidak akan mendapatkan dana pensiun jika kelak saya sudah tidak bekerja lagi. alangkah baiknya saya menabung meskipun itu dalam bentuk asuransi dan tidak terasa masa pembayaran asuransi saya yg ini tinggal 2 kali lagi atau 2 th lagi dan sesudah itu  saya akan bebas premi dengan tidak membayar premi lagi tapi jiwa saya tetap di cover sampai usia saya 100th dan saya dapat merasakan manfaat asuransi tersebut diusia 55th (krn rata-rata org Indonesia pensiun di usia 55 th) sampai usia 100th andaikan saya masih hidup sampai usia 100th. hitung-hitung tetap saya mempunyai gaji meskipun saya sudah tidak bekerja lagi.

Bermula dari 1 polis asuransi sekarang saya sudah memiliki 8 polis asuransi yg terdiri dari asuransi kesehatan, sampai asuransi investasi/unit link bahasa keren nya saat ini, saya memang bukan agent asuransi dan saya sedang tidak mempromosikan asuransi apapun itu saya hanya ingin berbagi bagaimana saya merasakan manfaat dari mempunyai asuransi tersebut.

Meskipun waktu itu 7th yg lalu sewaktu saya membeli asuransi ada beberapa teman saya yg berpendapat, namanya Lina si alim yg rajin kegereja krn dia seorang pendoa syafaat digereja pernah menghakimi saya dengan berkata ” ikut asuransi dosa besar, sepertinya km tidak percaya dengan Tuhan saja yg sanggup memenuhi dan menyediakan semua kebutuhan kita ” (waktu itu dalam hati saya emangnya ansuransi itu identik dengan kematian? ) lain kata lina lain juga kata novi ” kita kan masih muda dan sangat muda untuk kebutuhan sehari-hari dan untuk memenuhi cita-cita misalkan beli rumah, mobil (waktu itu loch emang belum punya-emang ga kebeli ..:) ) dan lain-lainnya saja belum sanggup untuk memenuhi  semua kebutuhan dan keinginan km kok malahan habiskan uang buat bayar asuransi yg belum tentu manfaatnya”

Emmmm…mmm  jujur waktu itu aku sempat sedih juga kenapa teman-temanku dan mungkin juga kebanyakan pada umumnya orang Indonesia masih menganggap asuransi itu belumlah cukup penting.

Sedangkan menurutku jika aku yg masih muda dengan byk sekali  keinginan dan boros tidak tau merencanakan keuangan jika hanya menabung di bank ditambah punya atm lagi emmmm sampai kapanpun juga uangku ga akan pernah terkumpul untuk membeli polis asuransi dan lainnya karena akan mudah mengambil uang dibank, melalui atm apa lagi bisa jadi setiap punya uang hanya numpang lewat sesaat.

Dan ini menurut pendapat saya pribadi sewaktu saya memutuskan untuk membeli asuransi :

  • Tetapi asuransi secara tidak langsung mengajarkan saya untuk menabung secara disiplin dengan dipaksakan karena dananya tersebut tidak bisa sewaktu-waktu/ seenaknya saya ambil.
  • Mumpung usia masih muda untuk membeli polis asuransi masih murah, karena premi asuransi ditetapkan berdasarkan usia tertanggung yg masuk.
  • Manfaatnya yg bisa kita rasakan tanpa terduga salah satu contoh sewaktu saya 2 bulan lalu di malaysia dan ga sengaja sakit dan dirawat serta harus kontrol dan cek up bolak balik ke sana minimal dengan adanya ansuransi saya bisa menghemat biaya rumah sakit karena biaya ditanggung asuransi.
  • Dan yg lagi ngetren sekarang ini adalah asuransi dalam bentuk investasi yg di mix dengan tabungan namun bunganya cukup untuk mengimbangi inflasi negeri kita dibandingkan dengan kita menabung dibank yg sudah tentu bunganya sangat kecil dan tidak bisa mengimbangi laju inflasi. bayangkan saja jika inflasi 8-10 % pertahun sedangakn suku bunga di bank hanya 5 % pertahun, emmm yg ada lama-lama kita taruh uang dibank nilai nominalnya semakin menurun.
  • Apa lagi zaman sekarang semua sudah serba di asuransikan dari mobil, motor, rumah etc masakan diri sendiri tidak? emmm minimal doanya lah dari orang asuransi ( pastinya mereka akan berdoa supaya kita baik-baik saja, sehat selalu dan sehat supaya tetap bisa bayar premi itu keuntungan buat mereka dan rugi kan jika terlalu byk claim perusahan asuransinya ) he..he… untuk yg ini just kidding :)

Masih banyak yg saya rasakan dari manfaat memiliki asuransi serta siapa bilang harus kaya dulu baru punya asuransi atau jika semua kebutuhan sudah tercukupi baru sisanya bisa memikirkan untuk membeli asuransi, emmm sampai kapan?  justru sedini mungkin memiliki asuransi sudah merupakan salah satu jaminan hidup dimasa yg akan datang. salah satunya bebas secara financial…:)

” Jika disiplin itu tidak datang dari diri sendiri, emmm siapa yg akan membantu ? ”

Jun 8
Happy Face

Happy Face

Suatu ketika di persimpangan jalan kota Bandung, aku melihat beberapa orang yang meminta-minta. Dan kulihat, mereka bisa tertawa-tawa satu sama lain. Apa yang mereka bicarakan, apa yang mereka tertawakan? Kok bisa yah dengan apa yang mereka jalani sekarang, mereka masih bisa tertawa? Apa karena mereka bahagia dengan pekerjaan mereka? Yah banyak pertanyaan yang menggelayut di otakku, belum satu pun dapat di jawab. Kalau orang kaya, atau orang pintar terlihat bahagia, itu wajar.

Lalu satu suara berteriak, Kenapa tidak kau tanyakan pada mereka, kenapa mereka kelihatan bahagia. Ah tidak, aku terlalu malu untuk menanyakan hal itu pada mereka.

Kebahagiaan itu bukan tujuan, tapi cara hidup!

Kalimat ini yang kutemukan di suatu buku pengembangan diri.

Wow..Untuk sesaat aku coba memaknai akan maksud kalimat ini. Mengingatkan pada harta kecil kehidupan yang tersembunyi di sisa hari. Yah, harta itu bernama kebahagiaan.

Tiba-tiba mengingatkanku akan pengemis di jalan. Tidak perlu pergi jauh atau membayar mahal untuk mendapatkannya. Sebab kebahagiaan itu berasal dari cara kita memaknai kehidupan ini, penghargaan yang kita berikan pada apa yang kita miliki.

Coba-coba kuingat-ingat hal-hal dalam hidupku yang bisa membuat aku bahagia.

Kebahagiaan bisa saja dengan hal yang sederhana misalnya saat aku makan ice cream campina 3 rasa, jalan-jalan bareng adik ku, nonton film di Empire XXI, makan sate Padang, mendengarkan suara orang yang dirindukan (orangtua, sahabat, mantan pacar, atau gebetan) atau juga kesadaran akan hari baru dan bisa menjalani satu hari penuh dan masih banyak hal-hal kecil lainnya, yang terkadang tidak disadari itu membuat bahagia.

Iya, aku bahagia melakukan itu semua.Walaupun mungkin ntar di akhir bulan harus mengirit karena besar pasak dari tiang. (peribahasa banget). Tapi tetap saja, masih bisa bahagia, karena mendapat suntikan dana lagi dari ortu. Maafkan anak-anakmu ini.

Kalimat yang sederhana dan memberi makna tentang kebahagiaan juga kutemukan di Alkitab yaitu 1 Tesalonika 5:6 “Bersukacitalah senantiasa”. Apapun yang akan kita temui hari ini, jagalah ucapan syukur selalu ada dalam hati kita dan milikilah kebahagian itu. Karena kebahagiaan adalah buah dari benih pohon ucapan syukur.

Bagaimana dengan Anda? hal-hal apa saja yang membuat Anda bahagia?

by “http://b-the-light.blogspot.com/

Jun 4

Hari ini kasus Ibu Prita disidangkan dan kenapa semua blogger bersimpati termasuk saya juga salah satunya yg ikut perduli dengan masalah ini. dikarenakan seperti yg sudah saya bahas sebelumnya bisa jadi besok-besok saya ataupun semua sahabat wanita yg kena atau terjerat dengan pasal yg ada di UU ITE  hanya karena kita ber-email ria ataupun  seperti saat ini menulis surat online walaupun itu hanya sekedar menulis di personal blog bisa saja kan? emmm :)

Menyikapi semua ini berkunjung ke blognya tika banget setuju dengan ulasannya bahwa sebenarnya musuh kita adalah UU ITE yg mungkin untuk saat ini masih sangat rancuh dan membingungkan apalagi saya yg orang awam sama sekali buta akan hukum, emmm pusing! ^_^

Tetapi menurut Bapak Kamilov Sagala, Direktur Eksekutif Lembaga Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat Informasi (LPPMI), mengatakan UU ITE belum memiliki turunan berupa peraturan pemerintah (PP), sehingga batasan yang jelas terhadap masalah yang masih abu-abu juga belum ada.

Sedikit lega meskipun belum terlalu paham banget,”bisa tidak yach UU ITE di revisi”, emmmm ngarep banget sich’ emangnya siapa kita, :) namanya juga usaha,.

-Kali ajah usulan ini didengar-

Jun 3

Pagi ini bangun tidur langsung nonton tvone dan disana sedang diwawancarai suami dari Ibu Prita dan beliau dengan membawa kedua orang anaknya sedangkan anaknya yg usianya 3th sudah sangat kritis karena dia pikir akan bertemu Ibunya. uhhh kasihan yach?

Berkaca dari kasus ini membuat saya sendiri menjadi was-was dan jujur takut juga nich jangan-jangan hanya karena keasikan saya menulis diblog ataupun ikutan di milis-milis bisa jadi saya juga dituntut, wach kalau begitu dimana kebebasan dan hak kita sebagai manusia dan warga negara yg memiliki kebebasan berbicara dan berkreasi dan berpendapat malahan bisa dipenjara, emmmm seremmm dan menyedihkan membayangkan semua ini seandaikan saja itu terjadi kepada saya, mana mampu saya membela diri  dan harus membayar pengacara pula, ohhhhh ga kebayang dech!

Saya sendiri berharap bahwa semua ini bisa diselesaikan dengan sangat-sangat dan seadil-adilnya mohon kepada Bapak Jaksa dan Bapak Hakim, toh Ibu Prita kan bukan penjahat korupsi seperti yg saat ini sedang ramai-ramainya bangsa ini memberantas korupsi,.

EMMMMMM PIZSSS AHHHH” :)

Jun 2

Cerita yg menghebohkan minggu ini diantara para Blogger Indonesia karena adanya UU ITE justru memakan korban seorang ibu-ibu yg karena menulis keluhannya di suara pembaca dimuat detik.com

Dan langsung saja aku,

Berjalan-jalan ke blog nya para sesepuh dan ternyata disana ada kampanye tentang pembebasan seorang ibu yg karena email nya beliau menceritakan keluhannya sehingga dituntut dan kini dipenjarakan, sungguh cerita yg tragis dan menyedihkan.

Sama ketika membuka blognya tikabanget dan disana juga sudah ada  facebooknya untuk mendukung kampanye ini’

Ini adalah keluhan Ibu Prita yg karena cerita ini loch beliau kini terpisah oleh kedua anak dan suaminya’ dipenjarakan, sungguh menyeramkan namun sungguh tidak adil dan tidak sesuai dengan penjahat-penjahat ataukah para koruptor dinegeri ini, beliau hanya  seorang ibu namun sungguh tega,.

Ibu dari dua balita itu dipenjara sejak Rabu 13 Mei lalu, terpisah dari si bungsu berusia setahun tiga bulan yang masih memerlukan ASI dan si sulung yang baru tiga tahun. Dia menjadi tersangka pencemaran nama baik. Hanya karena e-mail berisi keluhan tentang pelayanan rumah sakit.

Dan saya juga sudah memasang blogroll demi memberikan dukungan.

lebih baik kan membantu dengan memberikan dukungan dari pada ramai-ramai tidak menentu ^_^



Jun 2
manohara

manohara

Berkaca Pada Kasus Manohara
General Mon, 01 Jun 2009 14:20:00 WIB

Walaupun terletak berdekatan dan diyakini serumpun, tidak berarti hubungan antara Indonesia dan Malaysia selalu mulus-mulus saja. Berbagai kisah menghampiri, mulai dari masalah perbatasan, klaim wilayah, tenaga kerja gelap bahkan yang terbaru saat ini adalah kisah wanita Indonesia yang diperlakukan tidak manusiawi oleh suaminya, orang Negeri Jiran, bahkan petinggi d isana.

Akankah persoalan ini semakin rumit. Bagaimana solusi terbaiknya? Apakah akan membawa dampak lebih dalam terhadap hubungan bilateral dua negara? Berikut kupasan sekelumit permasalahan seorang sosok wanita muda bernama Manohara.

Manohara, lebih dikenal dengan sebutan nama demikian. Aslinya, perempuan bernama lengkap Manohara Odelia Pinot, terlahir pada tanggal 28 Februari 1992. Merupakan istri dari Pangeran Negeri Kelantan, Tengku Muhammad Fakhry.

Berita mengenai Puteri ke dua dari pasangan Daisy Fajarina dan Reiner Pinot Noack, sudah banyak disiarkan berbagai media di negeri ini. Namun, apakah dengan ‘kaburnya’ Manohara ke Indonesia, pada haru Minggu (31/05) kemaren akan menambah awan gelap dalam menyelesaikan kasus ini. Harapannya tentu tidak, mengingat perjalanan Bangsa Indonesia dihadapkan pada agenda besar, Pemilihan Presiden beberapa bulan ke depan, tentu kita tidak ingin energi kita habis menghadapi berbagai berita kelam mengenai memburuknya hubungan Indonesia dengan Malaysia.

Kasus Manohara harus Dibuktikan

Kasus penculikan serta kekerasan yang dialami oleh model asal Indonesia Manohara selalu memanas menghiasi berbagai media entertainment Indonesia. Komnas HAM melalui aktivis perempuan Lies Marcos, mengatakan kasus yang dialami oleh Manohara harus ditelusuri dulu kebenarannya. Menurutnya, kasus ini sendiri belum jelas kebenarannya. Jadi harus dicari tahu dulu, apakah benar Manohara diculik, disekap serta disiksa seperti yang gencar diberitakan.

Sementara mengenai kelambanan penanganan pemerintah, mungkin disebabkan, Pemerintah Indonesia harus mengikuti berbagai prosedur standar dalam pengurusan Warga Negara Indonesia yang mengalami ketidaknyamanan di negeri orang. Ratusan Tenaga Kerja Indonesia di beberapa negara asing pun kerap mengalaminya. Memang harus ada langkah terobosan dari Pemerintah Indonesia, untuk menangani kasus semodel ini. Kedaulatan dan keselamatan anak negeri merupakan falsafah utama dalam penanganan kasus seperti ini. Karena tidak ada dalam undang-undang manapun yang tidak mengatakan bahwa warga negara Indonesia tidak dilindungi oleh pemerintahnya.

Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin angkat bicara, ketika menerima kedatangan ibunda Manohara, Daisy Fajarina. Berusaha memberikan solusi, emnyarankan dua opsi.

“Jujur kita prihatin dan sedih. Opsi dari saya ada dua, melalui agama dan hukum,” papar Din yang ditemui di Jalan Kemiri, Menteng, Jakarta Pusat, pada akhir April 2009 yang lalu. Pendekatan agama, dia menjelaskan bahwa dalam agama harus ada damai, musyawarah, kekeluargaan, dan perantara tanpa hukum. Pendekatan secara kekeluargaan ini semacam mediasi dan bisa dilakukan dua hingga lima kali.

“Kalau dilakukan cuma sekali tidak cukup. Harus didukung juga dengan penghentian pemberitaan besar-besaran di media massa,” bebernya. Pendekatan kedua, melalui jalur hukum. Cara ini harus diproses cepat dan kepada pihak berwenang. Dalam hal ini kepolisian, pemerintah, dan Departemen Luar Negeri. “Semua institusi itu berkaitan karena ini membicarakan dua negara. Harus diselesaikan secara hukum kalau ada WNI menikah dengan orang asing dan mendapat perlakukan tidak baik. Jika terjadi kekerasan, pemerintah wajib melindungi WNI. WNI secara de facto wajib mendapat perlindungan,” urainya.

Orang Tua Pun Harus Mawas Diri

Dengan perkembangan lebih lanjut, mengenai kaburnya Manohara ke Indonesia melalui Singapura, sepertinya kasus ini tidak bisa untuk tidak muncul dipermukaan. Adalah kewajiban Pemerintah Indonesia untuk mendapatkan keadilan bagi warganya, terutama melalui jalur hukum.

Namun, ada menariknya menyimak komentar Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan Meutia Hatta menilai, kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang menimpa Manohara Odelia Pinot oleh suaminya Pangeran Negara Bagian Kelantan, Malaysia, Tengku Muhammad Fakhri, tak lepas dari kesalahan orangtua. “Orangtua sudah seharusnya menjaga anaknya, kalau di bawah umur jangan (dinikahkan -red), apa lagi mereka kan bukan dari desa, tapi orang terpelajar,” kata Meutia menjawab wartawan di Jakarta pada 24 April 2009.

Meutia mengimbau agar pers jangan terlalu membesar-besarkan kasus Manohara saja karena banyak kasus Tenaga Kerja Wanita (TKW) Indonesia di Malaysia yang disiksa majikannya atau terpaksa tertangkap aparat karena masuk dengan ilegal. Yang mungkin masih bisa juga untuk lebih diungkapkan.

“Ibu Daisy (ibu dari Manohara -red) beruntung bisa bertemu pers, tetapi bagaimana dengan wanita-wanita lainnya. Pers harus mencari tahu tentang itu,” katanya. Ia menambahkan, persoalan perempuan di negara lain harus diselesaikan tidak hanya oleh satu instansi pemerintah, tetapi juga bersama dengan Departemen lainnya seperti Depnaker atau Deplu.

Perlindungan WNI Masih Lemah

Perlindungan pemerintah terhadap warga negara Indonesia (WNI) yang mendapatkan masalah di luar negeri dinilai masih lemah. Departemen Luar Negeri dan Kedutaan Besar RI (KBRI) disarankan memiliki standar operasional baku terkait perlindungan terhadap WNI.

Direktur Eksekutif Migrant Care Anis Hidayah mengatakan, akibat lemahnya perlindungan, tidak aneh bila kasus-kasus WNI di luar negeri yang saat ini tengah terjadi seperti yang menimpa model Manohara Odelia Pinot, kasus tewasnya mahasiswa Universitas Teknologi Nanyang, David Hartanto Widjaja, tidak tertangani dengan baik.

Ada baiknya, Pemerintah Indonesia tidak hanya merespon jika ada masalah saja. Jika baru muncul ke permukaan, maka pemerintah baru sibuk dan sudah tidak dapat memperbaiki apa-apa. sementara, Juru Bicara Departemen Luar Negeri Teuku Faizasyah membantah jika pihaknya disebut tidak melakukan perlindungan terhadap Manohara. Menurut dia, Deplu telah menyampai kan nota diplomatik ke Malaysia terkait kasus yang menimpa Manohara Odelia Pinot.

Faizasyah juga menegaskan bahwa tidak benar jika KBRI tidak merespons laporan Manohara dan ibunya. Dia juga menuturkan, Deplu juga telah bertemu dengan ibunya Manohara,Daisy. “KBRI telah melakukan pendekatan dengan Kesultanan Kelantan.

Bahkan, kita telah bertemu dengan keluarga besar Kesultanan Kelantan dan berusaha menjadi fasilitator. Sampai ini masih dalam proses hingga akhirnya ada insiden Manohara diajak ke Singapura dan melarikan diri,” papar Faizasyah. Hanya saja, menurut dia, tidak semua proses tersebut dipublikasi ke publik.

Pemerintah Harus Lebih Melindungi Warganya

Tidak dapat dipungkiri permasalahan yang menimpa Manohara akan lebih membuat kita waspada. Bagaimana tidak, jika persoalan ini terjadi pada salah satu dari anggota keluarga kita, apakah tidak mungkin penanganan pemerintah pun masih sama saja. Pemerintah Republik Indonesia harus lebih melindungi warga negaranya. Berbagai jalan, langkah dan jalur perlindungan warga negara Indonesia harus mulai didirikan tegak. Jangan mau kedaulatan negeri ini hilang karena tidak dapat melindungi warga negaranya yang berada di negeri orang lain. Semakin cepat reaksi pemerintah semakin baik! Semoga tragedi Manohara tidak terulang lagi. (Rn, Berbagai Sumber)

Sumber: CBN

Jadi siapakah yg patut dipersalahkan, orangtua kah? atau siapa? kenapa mengijinkan anaknya yg masih muda belia menikah dibawah umur, emmm…m demi hartakah atau demi kedudukankah atau apalah kita tdk paham hanya saja ini suatu pelajaran yg baik buat kita-kita sebagai ibu dan wanita jangan lah anak diekploitasi demi tujuan-tujuan tertentu yg bisa jadi seperti contoh manohara yg ternyata tdk hidup bahagia, bagaikan burung dalam sangakar emas’ emmmmm udah kayak lagu jadul dech”

Pizsssssssssss ahhh^_^

Jun 2

Aku rasa masih lebih baik jika membahas minuman Arak yg terkenal dan minuman yg paling dinikmati berbagai lapisan masyarakat bali yaitu minuman arak” dan ini adalah ulasannya yg saya ambil dari detik.com dari pada kita ribut masalah leak dibali.

Korban Tewas Capai 23 Orang
Warga AS Ikut Jadi Korban Arak Maut di Bali
Regional Mon, 01 Jun 2009 16:48:00 WIB

Denpasar – Korban keganasan arak oplosan di Bali kembali berjatuhan. Dua orang kembali meninggal dunia, salah satunya adalah WN Amerika Rose Johnson (48). Dua orang juga telah ditetapkan sebagai tersangka dengan ancaman 20 tahun penjara.

Rose meninggal dunia setelah menjalani merawatan di RSUP Sanglah, Denpasar, pukul 01.30 wita, Senin (1/6/2009). Korban dilarikan ke rumah sakit dalam keadaan tak sadarkan diri setelah menegak miras, pada 30 Mei 2009.

Kepala instalasi Forensi RSUP sanglah dr Ida Bagus Putu Alit mengatakan bahwa korban meninggal dengan indikansi keracunan methanol.

Sejak kasus arak oplosan merebak, jumlah korban meninggal mencapai 23 orang, sedangkan 24 korban lainnya dirawat di RSUP Sanglah. Seluruh korban berasal dari Denpasar, Badung, Tabanan, Gianyar. Dua warga asing tewas, termasuk Alan Colen (59) warga negara Inggris.

Sementara itu, Polda Bali telah menahan dua orang tersangka, yaitu Made Rai Suweca pemilik UD Tri Hita Karya serta karyawannya Putu Suastana. Polisi juga telah memeriksa 24 saksi. Arak yang dikonsumsi korban sebagian besar berasal dari UD Tri Hita Karya.

“Mereka bertanggungjawab atas adanya unsur methanol di dalam arak. Kemungkinana berkembang ke tersangka lain,” kata Dir Narkoba Polda Bali Kombes Polisi Kokot Indarko.

Tersangka dijerat dengan pasal berlapis diantaranya, pasal 204 ayat 1 dan 2 KUHP dengan ancaman maksimal 20 tahun penjara.

Kepala Pusat Laboratorium Forensik Mabes Polri Cabang Denpasar Kombes Polisi Muhibin mengatakan dalam arak yang menewaskan puluhan orang tersebut terhadap unsur methanol yang kapasitasnya melebihi batas normal hingga menyebabkan kematian.

Dari hasil pemeriksaan, pada arak yang diproduksi UD Tri Hita Karya terdapat kandungan methanol sebanyak 1600 ppm sedangkan kandungan methanol pada arak yang dicampur kemudian diminum oleh korban mencapai 120.000 ppm. “Kandungan methanol ini melebihi ambang batas yaitu 1500 ppm,” katanya.

(gds/djo)

Sumber: detikcom

Kebiasan warga bali yg suka meminum arak dan merupakan hal yg biasa bagi masyarakat disana serta didukung dengan harga minuman tersebut yg sangat murah dan tentunya dengan kadar alkhol yg cukup tinggi membuat arak sangat mudah dijumpai dimana-mana diwilayah bali.

Dan apakah kebiasan ini akan terus berlanjut?” emmmmmmmmm” pastinya”