Feb 28

Masihkah Kita Juga Setia Seperti Anak Kecil ???

Di suatu pagi hari, seorang anak kecil terlihat seperti sedang menunggu di sebuah taman bermain. Dengan sebuah bola basket yang dipegangnya, anak kecil tersebut tetap duduk tenang. Entah apa yang membuatnya seperti itu? Siapakah orang yang ditunggunya tersebut?

Anak kecil tersebut sesekali tertunduk, sesekali juga menengok ke arah jalan. Seperti ada yang mengganggu dirinya. Teman-teman anak kecil tersebut datang menghampirinya sembari mengajaknya untuk bermain. Ajakan itu ditolak halus oleh anak kecil tersebut. Anak kecil tersebut akhirnya ditinggalkan sendiri oleh teman-temannya. Anehnya, anak kecil tersebut tidak menunjukkan kesedihan.

Tidak terasa waktu telah berlalu selama satu jam, tetapi anak tersebut tidak berpaling dari tempat duduknya. Sebuah mobil yang seperti dikenalnya melintas di depan jalan taman dan dia mulai menatap tajam mobil tersebut ketika berhenti parkir. Tapi, dia kecewa ketika orang yang keluar dari mobil tersebut bukan orang yang ditunggunya.

Dia terus menunggu dan menunggu. Tanpa disadarinya, ada sesosok tubuh manusia berada di belakangnya. Orang tersebut duduk di samping anak kecil yang sedang tertunduk lesu. Awalnya anak ini biasa saja sikapnya ketika orang tersebut duduk di sampingnya, tetapi tiba-tiba mukanya ceria melihat orang tersebut, yang tidak lain adalah ayahnya sendiri. Ya, anak ini sedang menunggu ayahnya yang baru pulang dari luar kota karena ada bisnis.

Sebelum pergi ke luar kota, ayahnya telah berjanji kepada anak kecil ini setiba pulang dari luar kota, ia akan bermain basket di taman dengan anaknya. Ayahnya menepati janjinya dan anak kecil tersebut dengan wajah yang sumringah mengajak ayahnya untuk bermain basket bersama.

Sering kali dalam hubungan kita dengan Bapa di Surga juga seperti itu, kita sepertinya menunggu DIA berbicara. Tanpa sadar dalam masa penantian jawaban tersebut, kita terkadang goyah terhadap janji Bapa di Surga yang telah diucapkan kepada kita. Jadilah seperti anak kecil tersebut yang tanpa lelah untuk menunggu ayahnya datang ke taman tersebut. Percayalah kepada Bapa di Surga, DIA pasti menepati janji-janji yang diucapkan kepada anak-anakNya sesuai dengan waktu yang telah ditentukan oleh-Nya.

By : Jawaban.Com

Feb 23

Kenapa kita menutup mata ketika kita tidur?
ketika kita menangis?
ketika kita membayangkan?
itu karena hal terindah di dunia tidak terlihat
Ketika kita menemukan seseorang yang
keunikannya sejalan dengan kita, kita bergabung
dengannya dan jatuh ke dalam suatu keanehan
serupa yang dinamakan cinta.
Ada hal-hal yang tidak ingin kita lepaskan,
seseorang yang tidak ingin kita tinggalkan,
tapi melepaskan bukan akhir dari dunia,
melainkan suatu awal kehidupan baru,
kebahagiaan ada untuk mereka yang tersakiti,
mereka yang telah dan tengah mencari dan
mereka yang telah mencoba.
karena merekalah yang bisa menghargai betapa
pentingnya orang yang telah menyentuh kehidupan
mereka.
Cinta yang sebenarnya adalah ketika kamu
menitikan air mata dan masih peduli terhadapnya,
adalah ketika dia tidak memperdulikanmu dan
kamu masih menunggunya dengan setia.
Adalah ketika di mulai mencintai orang lain dan
kamu masih bisa tersenyum dan berkata
” aku turut berbahagia untukmu ”
Apabila cinta tidak bertemu bebaskan dirimu,
biarkan hatimu kembali ke alam bebas lagi.
kau mungkin menyadari, bahwa kamu menemukan
cinta dan kehilangannya, tapi ketika cinta itu mati
kamu tidak perlu mati bersama cinta itu.

Orang yang bahagia bukanlah mereka yang selalu
mendapatkan keinginannya, melainkan mereka
yang tetap bangkit ketika mereka jatuh, entah
bagaimana dalam perjalanan kehidupan.
kamu belajar lebih banyak tentang dirimu sendiri
dan menyadari bahwa penyesalan tidak
seharusnya ada, cintamu akan tetap di hatinya
sebagai penghargaan abadi atas pilihan-pilihan hidup
yang telah kau buat.
Teman sejati, mengerti ketika kamu berkata ” aku lupa ….”
menunggu selamanya ketika kamu berkata ” tunggu sebentar ”
tetap tinggal ketika kamu berkata ” tinggalkan aku sendiri ”
membuka pintu meski kamu belum mengetuk dan
belum berkata ” bolehkah saya masuk ? ”
mencintai juga bukanlah bagaimana kamu
melupakan dia bila ia berbuat kesalahan,
melainkan bagaimana kamu memaafkan.
Bukanlah bagaimana kamu mendengarkan,
melainkan bagaimana kamu mengerti.
bukanlah apa yang kamu lihat, melainkan apa
yang kamu rasa,
bukanlah bagaimana kamu melepaskan melainkan
bagaimana kamu bertahan.
Mungkin akan tiba saatnya di mana kamu harus
berhenti mencintai seseorang, bukan karena orang
itu berhenti mencintai kita melainkan karena kita
menyadari bahwa orang itu akan lebih berbahagia
apabila kita melepaskannya.
Kadangkala, orang yang paling mencintaimu adalah
orang yang tak pernah menyatakan cinta
kepadamu, karena takut kau berpaling dan
memberi jarak, dan bila suatu saat pergi, kau akan
menyadari bahwa dia adalah cinta yang tak kau
sadari

By: Khalil Gibran

Feb 20

Anakmu bukan milikmu.
Mereka putera-puteri Sang Hidup yang rindu pada diri sendiri.
Lewat engkau mereka lahir, namun tidak dari engkau
Mereka ada padamu, tapi bukan hakmu.

Berikan mereka kasih-sayangmu, tapi jangan sodorkan bentuk pikiranmu,
Sebab pada mereka ada alam pikiran tersendiri.
Patut kau berikan rumah untuk raganya, tapi tidak untuk jiwanya,

Sebab jiwa mereka adalah penghuni rumah masa depan.
Yang tiada dapat kau kunjungi, sekalipun dalam impian.

Kau boleh berusaha menyerupai mereka,
Namun jangan membuat mereka menyerupaimu.

Sebab kehidupan tidak pernah berjalan mundur,
Pun tidak tenggelam di masa lampau.

Kaulah busur, dan anak-anakmulah, anak panah yang meluncur.
Sang Pemanah maha tahu sasaran bidikan keabadian,
Dia merentangmu dengan kekuasaan-Nya,
Hingga anak panah itu melesat, jauh serta tepat.

Meliuklah dengan sukacita dalam rentangan tangan Sang Pemanah,
Sebab Dia mengasihi anak panah yang melesat laksana kilat,
Sebagaimana pula dikasihi-Nya busur yang mantap

By : Khalil Gibran

Feb 19

Seorang pastor yang sedang berkeliling mengunjungi umatnya mampir ke rumah seorang petani. Ia lalu terkesan oleh kepandaian dan sikap yang amat ramah dari seorang anak kecil, anak laki-laki satu-satunya dalam rumah itu, yang berusia empat tahun.

Kemudian, ia menemukan satu alasan mengapa anak itu bersikap amat ramah. Ibunya berada di bak dapur, sedang mencuci bagian-bagian lemari es yang paling sulit ketika anak itu datang kepadanya dengan membawa sebuah majalah. “Mami, apa yang sedang dilakukan pria dalam foto ini?” tanyanya.

Alangkah kagumnya pastor itu ketika melihat ibunya segera mengeringkan tangannya, duduk di kursi, memangku anak itu, dan menghabiskan waktu selama 10 menit untuk menjawab pertanyaan-pertanyaannya.

Mother and SonSetelah anak itu pergi, pastor itu mengomentari tindakan dan sikapnya yang istimewa dalam menjawab pertanyaan putranya dan mengatakan kepada wanita itu, “Kebanyakan kaum ibu tidak mau diganggu.”

“Saya masih dapat membersihkan lemari es itu selama sisa hidup saya,” kata ibu itu kepada pastor, “tetapi, peristiwa di mana putra saya menanyakan pertanyaan itu kepada saya mungkin tidak akan pernah terulang lagi.”

Seperti yang dikatakan oleh penyair, Kahlil Gibran, “Anakmu bukan milikmu, mereka putra-putri kehidupan yang rindu pada dirinya… sebab mereka mempunyai alam pikiran sendiri. Berikan tempat bagi raganya, tetapi tidak untuk jiwanya. Sebab jiwa mereka adalah penghuni masa depan yang tidak dapat kau kunjungi, bahkan juga tidak dalam mimpimu.”

By : Jawaban.com

Feb 12

VALENTINE DAY,

Bulan ini identik dengan bulan kasih sayang / Valentine day, sebab jika kita tau history apa dan bagaimana terjadinya hari Valentine ini, maka banyak pro dan kontra dan disetiap Negara pastinya berbeda-beda dalam merayakan hari Valentine, terutama di Indonesia khususnya Kota Jakarta karena memang saya tinggal di Jakarta emmm’ sekarang sudah mulai ramai tuch di mall-mall pernak-pernik nuansa Valentine dengan warnai pink nya, meskipun tidak semua orang Indonesia merayakan dan mengenal hari Valentine, karena memang bukan budaya bangsa kita sich”. namun hak setiap orang juga apakah ingin merayakannya atau tidak. Klo saya sich hampir tidah pernah merayakan yang namanya Valentine day, karena kasih sayang bisa kita berikan setiap waktu, setiap saat bahkan setiap masa. okey ???

Namun’ Valentine day di Jepang setiap tahunnya selalu dirayakan, baik oleh orang tua maupun orang muda. Di mall, supermarket dan tempat lainnya, akan ada counter coklat dadakan, dan ini akan hilang sendirinya setelah Valentine day itu berakhir. Di saat Valentine day hanya kaum pria saja yang akan menerima hadiah dari wanita yang dikasihinya emmmm’ (untuk yg ini mungkin kebalik yach kalau di Indonesia), atau bahkan dari para fans entah coklat, baju atau jenis barang lainnya. Lalu kapan kaum wanita akan menerima hadiah dari pria ? Para kaum pria akan memberikan hadiah kepada wanita yang dikasihinya yaitu tgl. 14 Maret, yang dinamakan WHITE DAY.

So’ untuk Sahabat Wanita, apakah masih ingin merayakan hari Valentine ??? Emmmmm’’ Terserah AjaH’ yach…

Feb 7

Inilah 5 Dosa terbesar yang paling umum dilakukan ditempat kerja, dan pasti salah satunya pernah kalian lakukan, emmmm baca dech sampai selesai’

• Surfing Internet
Zaman sekarang yang namanya sosialisasi juga berlaku untuk dunia maya. Terlebih jika Anda bergelut di bidang kerja yang menuntut Anda untuk menghabiskan hampir 80 persen waktu di depan komputer. Plus sekarang sudah banyak situs seperti Facebook yang memudahkan Anda bertukar informasi dan menjalin koneksi. Belum lagi fasilitas chat yang tetap bisa membantu Anda “berbincang” dengan klien meski tengah enggan meluangkan waktu untuk bertemu langsung. Namun terkadang, karena keasyikan menjelajah dunia maya Anda jadi lupa waktu. Mulanya mencari data di Wikipedia, lama-kelamaan berakhir dengan membaca biografi Marie Antoinette. Wah, bisa-bisa tugas yang seharusnya diselesaikan dalam waktu tiga jam baru bisa diserahkan kepada atasan setelah tiga hari. Belum lagi kalau Anda kurang cermat saat meng-up date status di profil Anda. Ya, seperti menuliskan, “Ada lowongan kerjaan baru tidak?” di halaman Facebook yang ternyata dibaca bos. Waduh!

Yang harus Anda lakukan: Ini memang seperti pisau bermata dua, bisa bahaya bisa juga berguna. Satu hal yang perlu Anda perhatikan, ketahui dulu apa tipe atasan. “Kalau bos Anda result oriented, sepanjang pekerjaan Anda selesai tepat waktu, maka surfing tak akan jadi masalah. Lain halnya kalau process oriented, karena ia akan memerhatikan cara Anda mengerjakan tugas. Surfing sebentar bisa jadi masalah,” kata I Putu Surya Negara, Business Development Head dari Access One Indonesia (www.accessONEindon esia.com) . Biasakan memiliki agenda to do list harian sehingga hal yang menjadi prioritas bisa diselesaikan dengan cepat dan Anda pun bisa surfing tanpa dihantui rasa bersalah. “Kalau memang punya hobi seperti ini, saran saya jangan dihentikan!” lanjut Putu. Tapi buatlah tujuan yang ingin Anda capai. Apa yang menjadi komitmen akhir tahun Anda? Internet bisa menyediakan apa saja yang Anda butuhkan dengan berlimpah, gratis pula. Manfaatkanlah!

• Waktunya Bermain!
Kala bekerja, tentu ada saatnya Anda menjumpai waktu kosong. Tak mungkin Anda sibuk setiap saat, bukan? Nah, tak jarang waktu luang tersebut kemudian berubah jadi waktu bermain. Deadline sudah selesai, bos sedang keluar kota, apalagi yang ditunggu? Bisa-bisa lunch time pun berubah jadi siesta (yup, baru sampai di kantor jam 15.00!). Yang harus Anda lakukan: Setelah pusing berkutat dengan deadline, sebenarnya sah saja untuk melakukan “perayaan kecil” seperti ini. Yang salah, kalau perayaan itu jadi kelewat batas. “Saya rasa kalau hanya sekali atau dua kali dalam sebulan, atasan masih bisa maklum. Justru kalau di kantor terus, bisa-bisa bos akan mengira Anda kurang pergaulan,” kata Putu. Namun tak melulu waktu “bebas” itu dihabiskan di luar kantor. Anda sebenarnya juga bisa menjalin networking dengan mengunjungi departemen lain di perusahaan. Kalau selama ini Anda meminta office boy untuk mengirimkan laporan ke divisi lain, sekarang coba lakukan sendiri. Anda jadi punya kesempatan dikenal dan mengenal orang. “Tanya pada diri Anda, apakah ini waktunya untuk merayakan sesuatu atau menyia-nyiakan sesuatu? Gantilah ’sesuatu’ itu dengan apa yang Anda inginkan dalam karier Anda,” saran Putu.

• “Mencuri” Waktu Kantor
Pernah harus ke bank di tengah-tengah jam kantor untuk memperbaharui buku tabungan Anda? Atau harus mengunjungi dokter gigi langganan di hari Senin pukul 15.00? Ya, hal-hal seperti ini kadang memang sulit dilakukan di luar jam kantor. Lantas apakah ini bisa menempatkan Anda dalam “bahaya”? Yang harus Anda lakukan: “Sebenarnya ini boleh saja dilakukan dengan dua catatan, jangan kelewat sering dan situasi pekerjaan Anda cukup kondusif,” saran Putu. Manajemen waktu yang lebih ketat dan mengatur prioritas juga bisa membantu, lho. Semisal kalau hari ini Anda harus menyelesaikan laporan penting untuk klien, mungkin jadwal bertemu sang dokter bisa diatur ulang ke lain hari saat sudah tak sibuk.

• Gosip…Gosip. ..
Terutama buat kaum wanita, bergosip nyaris bisa dibilang sesuatu yang sulit dihindari. Mulai dari makan siang, saat sedang break, bahkan tak sedikit yang justru sengaja meluangkan waktu untuk bergosip dengan rekan yang ada di departemen lain hanya untuk mengonfirmasikan bahwa affair sang sekertaris dengan bos Anda adalah benar. Yang harus Anda lakukan: Bergosip memang seru. Tapi hati-hati, kerusakan yang diakibatkannya bisa luar biasa. Salah-salah, semua orang bisa kena batunya, terutama untuk isu-isu yang sensitif. Lebih baik, ciptakanlah gosip yang positif. Semisal begini, berhentinya nyaris seluruh tim sales secara mendadak membuat limbung penjualan kantor Anda.

Yang bisa Anda lakukan: siap mendongkrak penjualan dengan terobosan seperti internet channeling, mengarsip seluruh existing costumer, dan mengatur visit schedule untuk mereka. ”Tapi, gosip semacam ini butuh nyali besar dan Anda harus siap melakukannya,” Putu menambahkan.

• Zzzz…
Mungkin kalimat “work hard play hard” diterjemahkan secara harafiah oleh rekan-rekan yang bisa-bisanya tidur saat jam kerja. Tapi bagaimana lagi? Saat rasa kantuk luar biasa sudah menyerang, sulit melakukan hal lain (apalagi berpikir!) kecuali tidur.

Yang harus Anda lakukan: “Kunci dari masalah ini adalah time management,” ujar Putu. Pertama, bikinlah to-do list harian lalu sesuaikan dengan pembagian waktu yang Anda miliki. Sebaiknya to-do list ini dibuat sehari sebelumnya, sehingga esoknya Anda bisa langsung berkerja berdasarkan skala prioritas. Setelahnya, gunakan waktu prime time Anda untuk pekerjaan yang punya dampak besar. “Umumnya pekerjaan administrasi dikategorikan secondary time, yang bisa Anda kerjakan sesudah makan siang atau menjelang pulang karena otak Anda tidak memerlukan oksigen yang kadarnya tinggi,” Putu menambahkan.
Manfaatkan Waktu Luang!
Punya waktu senggang? Ketimbang melakukan hal-hal yang mengundang masalah, lebih baik lakukan yang ini.

• Kelompokkan dokumen-dokumen di komputer Anda berdasarkan kategori. Dijamin ini bakal membuat pekerjaan Anda jauh lebih efisien. Yup, meskipun butuh sekitar tiga jam bagi Anda untuk melakukannya.

• Kalau pekerjaan menuntut Anda untuk menghabiskan seluruh waktu kerja di depan komputer, penting untuk melakukan relaksasi ringan agar otot-otot tubuh tidak kaku. Mulai dari melemaskan leher, memutar-mutar pergelangan kaki, hingga menggerakkan bahu ke depan dan ke belakang.

• Punya masalah di kantor yang sudah berbulan-bulan menghantui Anda? Sekaranglah saat yang tepat untuk dibicarakan dengan atasan.

• Ganti waktu chatting dengan browsing ke situs-situs yang berkaitan dengan profesi Anda untuk memperkaya wawasan. Akan terlihat jauh lebih profesional, bukan?

By : conectique.com

Feb 7

Usia Perkawinannya sudah menginjak tahun ke 10 dan sudah di karunia seorang anak perempuan yang kini sudah kelas 2 sd, usia masing-masing mereka juga tidak lagi muda, sang istri usianya 35th dan sang suami 40th katakanlah sang suami bernama Basuki seorang sosok pria yang sangat pendiam, tidak romantis (kata istrinya), berkomunikasi seperlunya, tetapi suami yang cukup baik menurutku bertanggung jawab terhadap keluarganya dan jauh dari neko-neko nya lelaki biasanya, karena dia bukan peminum atau tidak suka mabuk-mabukan, tidak juga bermain perempuan meskipun untuk yang satu ini sekedar curhat-curhatan di tlp dengan teman wanitanya saja.

Fonomena inilah yang membuat sang istri suatu hari menyamar sebagai wanita teman lamanya sang suami dan mulailah menjadi teman yang sangat mengasikkan meskipun hanya di tlp ajah’ Lama kelamaan hal ini sangat menyakitkan sang istri membuat sang istri merasa sedih masakan suami yg telah hidup bersama selama 10th tidak mengingat ataupun sama sekali tidak mengenali suaranya, uhhhh wanita mana coba yang tidak hancur hatinya, dengan sangat leluasa sang suami terus curhat tentang apapun itu baik masalah rumah tangga sampai pekerjaannya dan ketika sang suami menjadi teman di tlp itu sangat ceria dan sangat seru, penuh humor dan jauh dari keseharian sang suami yg sangat pendiam dan itu terus dilakukan oleh suaminya dengan beranggapan bahwa yang diajak bicara tersebut adalah temannya bukan istrinya dan yang paling parah adalah ketika sang istri yg menyamar sebagia temannya tersebut akan mengakhiri saja pertemanan mereka ini, sang suami malahan sangat sedih dan merasa kehilangan dan tidak lagi ingin mengakhiri pertemanan mereka. Wach makin larut saja pembiacaraan dan curhatan mereka meskipun sampai dengan tahap ini belum dijumpai adanya tanda-tanda sang suami merayu ataupun mengajak selingkuh hanya memang sang suami merasa sangat nyaman berteman dengan perempuan yg satu ini, yang sebenarnya adalah istrinya sendiri’ wachhhh parah banget’’

emmmmmmmmmmmmmm….mmm

Kenapa curhatan teman saya ini saya bagikan disini, karena saya merasa banyak sekali teman-teman saya yg mengalami hal ini, dan kisah Basuki serta Dwi ini sangat byk kita jumpai dimana-mana, ketika suami-suami merasa lebih nyaman curhat dan bercerita dengan siapapun itu tapi yg pasti bukan pada istrinya. Dan hal ini biasanya dialami oleh suami-suami yang bekerja dan banyak sekali menghabiskan waktu ditempat kerja sedangkan sang istri hanyalah ibu rumah tangga biasa.

Emmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm’ sungguh prihatin aku”

Feb 1

Aku meminta kekuatan kepada Tuhan, agar aku dapat melakukan, aku dijadikan lemah, agar aku dapat dengan rendah hati belajar untuk taat.

Aku meminta kesehatan, agar aku dapat melakukan hal yang lebih besar, aku diberikan kelemahan fisik, agar aku dapat melakukan hal-hal yang lebih baik.

Aku meminta kekayaan, agar aku bisa bahagia, aku diberikan kemiskinan, agar aku menjadi bijaksana.

Aku meminta kekuasaan, agar aku memperoleh pujian manusia, aku dijadikan lemah, agar aku sadar bahwa aku memerlukan Allah.

Aku meminta segala sesuatu, agar aku dapat menikmati hidup, aku diberikan hidup, agar aku dapat menikmati segala sesuatu.

Aku tidak memperoleh sesuatu apapun yang aku minta,- tetapi segala sesuatu yang aku harapkan.

Nyaris segala doa yang tidak ku-ucapkan telah terjawab. aku adalah di antara semua manusia, orang yang paling kaya dengan berkat!

PS : Catatan seorang prajurit di medan tempur